Belum Berkuasa, Pembela FPI Norak Dengar Nasehat Kapolda Soal Ricuh di Sumut

Belum Berkuasa, Pembela FPI Norak Dengar Nasehat Kapolda Soal Ricuh di Sumut

Senin, 04 Maret 2019 | x dibaca
Foto penangkapan anggota FPI karena membuat kericuhan di tablihg Gus Muwafiq, Tebingtinggi, Sumatera Utara, Rabu (27/02/2019) lalu. Foto: dutaislam.com.
DutaIslam.Com - Kericuhan yang dibuat komplotan Front Pembela Islam (FPI) saat Tabligh Akbar Gus Muwafiq di Tebingtinggi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (27/02/2019) lalu terus digoreng pendukung FPI. Mereka berusaha memelintir persoalan dan menyalahkan tindakan tegas aparat.

Akun Intagram fuadbakh adalah salah satu pelakuknya. Video tindakan aparat digabung dengan komentar pendukung FPI yang marah-marah menanggapi ungkapan Kapolda.

"Silahkan klarifikasi pihak yang bersangkutan biar semuanya terang benderang," kata Fuad memberi caption postingan tersebut.


Setidaknya ada empat video berbeda yang digabung fuad dan di posting di akun instagramnya.

Pertama, video tindakan tegas aparat kepada anggota FPI yang bikin rusuh di Tablig Gus Muwafiq dalam perayaan Haul Nahdlatul Ulama (NU) ke-93 Sumut tersebut.

Video menampilkan kericuhan karena anggota FPI ngotot tak mau diamankan.

Kedua, video komentar Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto. Kapolda yang turut hadir dalam pengajian tersebut mengatakan dengan tegas.

"Masyarakat Indonesia masih perlu bukti? Bahwa mereka belum berkuasa sudah mau sewenang-wenang. Tidak boleh dibiarkan, ini harus kita lawan," ujar Kapolda.

"Negara ini milik kita bersama. Gunakan pikiran yang benar, supaya tidak menyesal di kemudian hari," sambungnya.

Namun oleh pendukung FPI, ungkapan tegas Kapolda ditanggapi miring. Padahal, sudah jelas-jelas, anggota FPI adalah dalang dibalik kericuhan tersebut. Bahkan Tabgligh Gus Muwafiq dianggap sesat dan melenceng dari ajaran Islam.

"Bayangkan seorang Kapolda meprovokasi "mereka belum berkuasa sudah seperti ini, bagaimana kalau berkuasa". Siapa maksud dia? Prabowo?" katanya yang terekam dalam video ketiga.

Kapolda sedang mengkritik FPI. Tidak menyebut Prabowo atau Jokowi. Tetapi oleh pendukung FPI ditafsirkan sendiri.

Kemudian, keempat, video menampilkan Rocky Gerung yang menuding pemerintah sebagai pembuat hoaks terbesar. "Karena mereka punya segala peralatan untuk berbohong," kata Rocky Gerung.

[Beberapa waktu lalu Sekjen FUI Al-Khattath menuding NU membuat hoaks terbesar. Baca: Tanpa Tabayyun, Ustadz Khattath Tuduh NU Bikin Hoaks Terbesar. Lalu siapa sebenarnya yang pembuat hoaks terbesar? kok semuanya dianggap terbesar. Orang-orang seperti mereka sepertinya memang hobi membuat argumen yang tanpa dasar]

Sebagaimana berita dutaislam.com sebelumnya, sebanyak 11 orang anggota FPI Sumut membuat ricuh di acara Haul NU ke-93 di Tebingtinggi, Sumatera Utara.  Mereka yang mengenakan seragam "Ganti Presiden" menuding Tabligh Gus Muwafiq sesat dan menyimpang dari ajaran Islam.(Baca: Tabligh Direcoki FPI, Gus Muwafiq Mau Turun Tangan Tapi Dicegah Petugas). Ke-11 komplotan itu kini telah diamankan petugas kepolisian Sumatra Utara.[dutaislam.com/pin]

TerPopuler

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah