Senin, 20 Agustus 2018

Polisi Fokus Selidiki Pengunggah Pawai TK Bercadar, Yeni Tepuk Jidad

Yeni Wahid. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com – Kapolres Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengaku akan mencari tahu siapa yang pertama kali mengunggah ataupun meng-upload potongan video.

Sebaliknya, polisi bukan fokus mencari dalang dibalik Pawai TK Kartika V-69 binaan Kodim 0820 Probolinggo yang menggunakan atribut kontroversial, bedil (senjata) dan cadar hitam pekat ala ISIS tersebut.

"Kami akan mencari tahu dan akan kami buru siapa penyebar video ini ke medsos hingga akhirnya menyebabkan dampak seperti ini, meresahkan dan lainnya," katanya, dilansir Dutaislam.com dari Surya.co.id, Ahad (19/08/2018).

Mengetahui tindakan Polpres Probolinggo, putri KH Abdrrahman Wahib (Gus Dur) tepuk jidad. Yeni gagal paham mengapa pihak kepolisian justru menyelidiki pengungga video di media sosial.

“Saya tidak paham kenapa polisi justru menyelidiki pengunggah video pawai anak TK bercadar,” ujar Yeni melalui akun Twitternya, Senin (20/08/2018).


Menurut Yeni, polisi seharusnya menyelidiki orang yang memiliki ide untuk memakaikan cadar dan repelika senjata kepada anak-anak TK tersebut. Karena menurut Yeni, atribut tersebut berusaha mempengaruhi cara berpikir mereka sejak dini. Yani, pakai cadar ala ISIS sambil memegang bedil.

“Seharusnya yang diselidiki adalah orang yang “kebetulan punya ide untuk memakaikan cadar dan repelika senjata ke anak-anak dan berusaha mempengaruhi cara berfikir mereka sejak dini,” ucap Yeni. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini