Rabu, 29 Agustus 2018

Forum Aswaja Nusantara Dukung Majelis Sholawat Azzahir, Tapi Tolak Kehadiran UAS di Jepara

Gerbang Al-Husna Mayong, Jepara.
DutaIslam.Com - Setelah rencana kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) ke Jepara pada 1 September 2018 di Lapangan Mayong, Jepara, oleh Pesantren Al-Husna ditolak oleh Aliansi Masyarakat Mayong Cinta NKRI, kini kehadiran UAS juga ditolak oleh Forum Aswaja Nusantara (FAN) Jepara.

Meskipun FAN menolak rencana kehadiran UAS, namun pihaknya menyebut tetap mendukung majelis taklim sholawat Azzahir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf.

Berikut ini pernyataan Forum Aswaja Nusantara berkaitan dengan rencana kehadiran UAS ke Jepara,, Rabu (29/08/2018):

1. Penyelenggaraan Maulid Akbar merupakan salah satu bentuk amaliyah ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyyah yang telah mentradisi di Kabupaten Jepara. Bahkan pembumian sholawat di Kabupaten Jepara berkembang dengan baik diantaranya adalah berkat asuhan dari majelis taklim sholawat Azzahir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf. Terhadap kegiatan semacam ini, FAN Jepara mendukung bahkan mengapresiasi segala bentuk kegiatan keagamaan inklusif di Jepara.

2. FAN Jepara tidak alergi dan tidak menolak segala bentuk kegiatan keagamaan di Jepara baik berupa pagelaran pengajian, maulid, maupun kegiatan sejenis lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

3. Menolak segala bentuk ide, gagasan, tindakan dan penyebarluasan paham radikalisme yang dapat membahayakan dan merongrong eksistensi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD NRI 1945. Termasuk ideologi radikal yang berkedok ritual aswaja;

4. Kehadiran UAS di Jepara tidak dapat dilepaskan dari aktifitas orang-orang yang berada di belakangnya yaitu kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Aqidah dan Ubudiyah/Amaliyah yang dijalankan dan dikembangkan memang sudah sesuai dengan amaliyah Aswaja akan tetapi Siyasah yang dikembangkan condong kepada ideologi yang mengancam tegaknya Pancasila dan NKRI.

5. Menolak kehadiran UAS dan timnya di Jepara dengan segala atribut maupun simbol-simbol yang digunakan dikarenakan jejak digital mengisyaratkan dengan jelas bahwa UAS dan timnya berafiliasi dengan organisasi terlarang HTI. Penolakan FAN terhadap kehadiran UAS tidak didasarkan papad kebencian personal, melainkan lebih pada mempertegas komitmen menangkal paham atau ideologi terlarang yang dikembangkannya terutama ideologi khilafah.

6. Mengimbau kepada masyarakat, aparat kepolisian dan TNI bertindak tegas terhadap segala propaganda/ penyebarluasan ideologi khilafah dan berbagai atribut, leaflet, brosur, dan materi dakwah lainnya yang berkonten ideologi terlarang dan HTI di Kabupaten Jepara;

7. Demi terciptanya kondusivitas daerah dan menghindari keresahan masyarakat Jepara, aparat kepolisian dan TNI diharapkan mengambil langkah tegas dan strategis diantaranya mencabut ijin kegiatan UAS di Jepara.

"Demikian pernyataan sikap kami semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," imbuh pernyataan tertanda koordinator Abdul Wahab tersebut. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini