Kamis, 30 Agustus 2018

Beredar Ajakan Aksi #2019GantiPresiden Asal Catut Tokoh, Ditolak oleh Warga Yogya

Tolak Deklarasi 2019 Ganti Presiden. Ilustrasi: Istimewa.
DutaIslam.Com - Ajakan aksi #2019GantiPresiden tak kunjung berhenti. Kali ini ajakan aksi rusuh tersebut beredar di grup-grup WA yang rencananya akan digelar di Titik NOL Kilometer Yogyakarta pada Ahad 2 September 2018.

Berikut teks ajakan tersebut:

TAKBIR
TAKBIR
TAKBIR

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Jogja Bersatu 
Jogja Bergerak 
Jogja Melawan
Jogja Istimewa

Saat orang-orang baik diam, kita harus bergerak..
Ketika suara-suara kritis dibungkam, kita harus melawan..
Manakala Riau dan Surabaya tak ramah, pun bengis kepada sesama anak negeri, Jogja selalu Istimewa menerima sanak kadang berbangsa-bangsa..

Ingat, dulu ada yg berjanji:
- Tidak akan ngutang
- Tidak akan impor pangan
- Tidak akan naikan bbm
- Tidak akan bagi2 kekuasaan ke para kroninya
- Tidak akan kasih ijin investasi asing
- akan buy back indosat
- akan bikin 10 juta lapangan kerja
- akan tuntaskan kasus pelanggaran HAM

setelah memimpin negeri, ia malah sibuk selfie mencitra diri, sengaja lupa & ingkar pd janji sendiri

Demi Nusa,
Demi Bangsa,
Demi Negara,
Demi Agama,
Demi segenap Rakyat Indonesia,

Jogja mengajak generasi para pejuang agama, pejuang pendidikan, pejuang demokrasi, pejuang NKRI, pejuang keistimewaan, dan sedulur nasionalis sejati bersatu bersama dalam AKSI MENAGIH JANJI #2019GantiPresiden secara KONSTITUSIONAL pada :

Hari       : Minggu, 02 September 2018.
Waktu   : Pukul 19.30 s.d. pukul 23.00 WIB.
Tempat : Titik NOL Kilometer long march topo mbisu menuju Tugu golong gilig Keistimewaan Jogja

Orator: 
- Ketua FPI Jogjakarta
- Ahmad Dhani
- Neno Warisman
- Ust. Felix Siauw
- Y.S. Suyuti
- Gus Miftah
- Gus Muwafiq


Demikian undangan kami, dan terbuka untuk disebarluaskan.

Terimakasih. 

Wassalamu'alaikum Wb.Wb

TTD
Koord KPN-GP JOGJA
Ketua Alumni 212 Jogja
Garda Pemuda Pagar Bangsa
Presidium Jogja Tagih Janji 
GNCP Jogja
FPI Jogja 
GPK Jogja
FJI jogja

Ajakan tersebut kemudian ditolak oleh warga Yogyakarta atas nama Aliansi Bela Garuda, Masyarakat Jogja Bersatu, Masyarakat Jogja Cinta Damai, dan  MASYUDA Masyarakat Yogya Untuk Pemilu Damai.

"Kami warga yogyakarta menolak segala bentuk kegiatan yang bisa memicu konflik dan mengganggu kenyamanan Yogyakarta!," tandasnya, dikutip Dutaislam.com, Kamis (30/08/2018).

Pihaknya juga mengkonfirmasi sejumlah tokoh yang dicatut namanya dalam edaran ajakan aksi tersebut.

"Adapun setelah dikonfirmasi, ternyata Gus Muwafiq tidak tahu menahu dan tidak terlibat acara tersebut, Termasuk Gus Miftah juga tidak tahu menahu," terangnya.

"Mari kita jaga jogja agar tetap kondusif dengan menolak kegiatan yang mengatas namakan tagar tersebut! Karena kegiatan tersebut bukan dari kedua kubu calon presiden yang maju di Pilpres 2019!," imbuhnya menegaskan. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini