Rabu, 22 Agustus 2018

Akhirnya, Kepsek Pawai TK Bercadar dan "Bersenjata" Dicopot

Pawai anak TK Kartika V-69 mengenakan jubah, cadar, dan membawa replika senjata. Foto: istimewa
DutaIslam.Com - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Probolinggo akhirnya memberikan sanksi pencopotan jabatan kepala sekolah TK Kartika V-69, Hartatik, dimana siswanya pada peringatan 17 Agustus lalu pawai mengenakan jubah, cadar, dan membawa "senjata". Lepas jabatan itu mulai berlaku mulai 23 Agustus 2018.

Kepala Disdikpora Muhammad Maskur mengatakan, langkah pencopotan itu dilakukan atas lalainya kepala sekolah, selaku pihak yang bertanggungjawab, atas pemakaian jubah, bercadar, dan "senjata" saat mengikuti pawai HUT Kemerdekaan ke-73 RI.

"Dari kroscek dan klarifikasi ke pihak bersangkutan, ia (Hartatik) mengakui kalau dirinya lalai atas siswanya," kata Maskur kepada wartawan, Rabu (22/08/2018), sebagaimana dilansir Detik.

Maskur menjelaskan, meski tidak ada unsur kesengajaan, Hartatik dianggap paling bertanggung jawab dengan memerintahkan siswanya mengenakan jubah, cadar, dan 'senjata' saat mengikuti pawai. Inisiatif itu diambil Hartatik meniru iring-iringan pengawalan ala Raja Salman di Arab Saudi saat berkeliling di kotanya.

"Jadi kepala sekolah lah, yang memerintahkan siswanya agar mengenakan jubah, bercadar, 'bersenjata' saat pawai, meski pihak bersangkutan menyampaikan tidak ada unsur kesengajaan," terang Maskur.

Surat pencopotan jabatan
"Per 23 Agustus besok, kepala sekolah akan dibebaskan dari jabatannya, dan sementara akan kami pindah tugaskaan ke Kantor Disdikpora sebagai staf," imbuhnya. [dutaislam.com/gg]

Source: Detik

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini