Gara-gara Orasi Politik di Masjid, Ustadz Ingusan Ini Tertunduk Diceramahi Jama'ahnya
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Gara-gara Orasi Politik di Masjid, Ustadz Ingusan Ini Tertunduk Diceramahi Jama'ahnya

Duta Islam #02
Rabu, 30 Mei 2018
Loading...

Ustadz ingusan ceramah politik
DutaIslam.Com - Sebuah rekaman video berdurasi 2,12 menit menunjukkan seorang ustadz ingusan sedang ceramah di sebuah masjid, namun isinya orasi politik.

"Jama'ah muslim yang dirahmati oleh Allah, kita sebagai umat muslim harus saling bantu-membantu, gotong royong, saling membantu sesama umat muslim, setuju?," kata ustadz itu.

"Setuju," jawab jama'ah yang hadir.

"Terutama apa bapak, momen pada kali ini yaitu terutama dalam hal politik bapak.. Kita sebagai umat muslim yang beriman, kita harus cerdas memilih calon-calon dan wakil pemimpin pada besok hari ini," kata si ustadz lagi.

Mengetahui ceramah si ustadz yang mengarah ke politik, salah satu jama'ah yang hadir di tempat tersebut menegurnya. "Intrupsi pak," kata jama'ah itu.

"Maaf bapak, kami sebagai umat muslimin di sini bukan untuk mendengarkan orasi politik bapak, tapi kami ke masjid dengan niatan apa pak? Satu, menambah keimanan kita kepada Allah, menambah ketakwaan kita, menambah cinta kita kepada Rasul dan Allah swt. Bukan untuk mendengar orasi bapak," kata jama'ah tersebut.

Mendengar teguran itu, si ustadz hanya terdiam.

"Jika bapak ingin berorasi, di sini bukan tempatnya pak.. bapak bisa pergi ke gedung DPR, gedung MPR, bahkan ke istana Presiden sekalipun," lanjut jama'ah tadi.

"Pak, ceritailah kami tentang nabi-nabi, tentang akhlaqul karimah, sejarah keislaman, agar keimanan kita kepada Allah bisa bertambah pak.. agar keimanan kita kepada nabi-nabi bisa bertambah pak.. bukan malah orasi, di sini bukan tempatnya pak," imbuh jamaah tersebut.

Lagi-lagi si ustadz hanya terdiam, tertunduk, dan bahkan terlihat menangis.

Video tersebut diposting oleh akun twitter @adtaufiq, Selasa, (29/05/2018). Berikut videonya:


Entah siapa nama ustadz dan jamaah tersebut, dan di masjid mana. Tidak disebutkan namanya. Satire apik. :) [dutaislam.com/gg]

Loading...