Gara-gara Ikan, Dua Santri Lirboyo Diterjang Banjir Bandang
Cari Berita

Advertisement

Gara-gara Ikan, Dua Santri Lirboyo Diterjang Banjir Bandang

Duta Islam #03
Rabu, 07 Februari 2018

Foto : Istimewa
DutaIslam.Com - Banjir Bandang tiba-tiba melanda Sungai Brenggolo Desa Gedangan Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Selasa (06/02/2018) sekitar pukul 15.30. Akibat kejadian itu dua santri Lirboyo hanyut. Satu santri hilang, satu santri lagi, innalillah, ditemukan tewas.

Santri yang dinyatakan hilang Ari Sulistiyo (26), Santri Ponpes Lirboyo Semen Kediri. Sedangkan santri meninggal dunia Kusoyi (23), Santri Ponpes Lirboyo Gresik.

Data laporan Polsek Mojo yang diterima Dutaislam.com, kronologis kejadian bermula ketika korban Ari Sulistiyo dan Kusoyi bersama dua santri lain, Junaidi (20) dan Lukayi (23), mendapat informasi bahwa temannya, Lukman (42), yang merupakan warga Gedangan mempunyai bermacam-macam jenis  ikan. Penasaran, ke empat santri berangkat bersama ke tempat lukman yang tidak terlalu jauh dari lokasi.

Namun, sesampainya di lokasi tujuan Lukmam tidak ada di rumah. Lukman sedang mengail ikan di sungai Brenggolo  yang berada di belakang rumah. Ke empat santri menyusul Lukman.  Pada saat yang sama le empat santri berniat mandi di Bendungan (dam) di kawasan tersebut. Arus air sungai saat itu kecil. Tak disanggka tiba-tiba dari arah pegunungan datang Banjir Badang.

Korban Ari dan Sulistiyo hanyut terbawa arus. Sementara Lukayi dan Junaidi berhasil menyelamatkan diri.

Pencarian dilakukan petugas Polsek Mojo, Tim Sar Gabungan bersama warga setempat. Kusyo ditemukan tewas. Sedangkan Sulistiyo dinyatakan hilang.

"Luk’ayi dan Junaidi berhasil menyelamatkan diri kemudian dua santri lainnya terhanyut air sungai yang cukup deras. Atas bantuan warga, akhirnya jenasah Kusuyi berhasil ditemukan, namun hingga pukul 18.00 wib, Ari belum ditemukan,” ujar Kapolsek Mojo sebagaimana dilansir duta.co. [dutaislam.com/pin]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah