Rajin Ibadah Tapi Angkuh

Rajin Ibadah Tapi Angkuh

Rabu, 22 November 2017 | x dibaca
Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Seorang guru sufi ditanya tentang dua keadaan manusia:

1. Manusia yang rajin sekali ibadahnya, namun sombong, angkuh dan selalu merasa suci.

2. Manusia yang sangat jarang ibadah, namun akhlaknya begitu mulia, rendah hati, santun, lembut dan cinta dengnn sesama.

Mengenai dua keadaan manusia itu, guru sufi menjawab: keduanya baik.

Yang pertama, si ahli ibadah tapi sombong dan angkuh itu, boleh jadi suatu saat si ahli ibadah yang sombong menemukan kesadaran tentang akhlaknya yang buruk dan dia bertaubat lalu menjadi pribadi yang baik, lahir dan batinnya.

Yang kedua, si pemilik akhlak mulia, rendah hati, dan santun namun jarang ibadah itu, bisa jadi sebab kebaikan hati-nya, Allah akan menurunkan hidayah. Lalu ia menjadi ahli ibadah yang juga memiliki kebaikan, lahir dan batin.

Kemudian si penanya bertanya lagi: lalu siapa yang tidak baik kalau begitu?

Guru sufi menjawab:

"Yang tidak baik adalah kita, orang ketiga, yang selalu mampu menilai orang lain, namun lalai dari menilai diri sendiri".

Sudahkah kita bercermin dan melihat diri sendiri? [dutaislam.com/pin]

Keterangan:
Sebuah catatan dari Cafe Rumi Jakarta

TerPopuler

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah