Iklan

Iklan

,

Iklan

Pendukung Bashar Kebanyakan Sunni, Bukan Syiah

18 Nov 2015, 19:57 WIB Ter-Updated 2016-12-19T19:48:15Z
75 persen penduduk Suriah hidup dalam kemiskinan
Oleh Surya Hamidi

DutaIslam.Com - Sebenarnya, pendukung Bashar al-Assad itu lebih banyak sunni, karena mau bicara pakai data dan statistik mana pun, syi'ah adalah kaum minoritas. Tapi di mata wahabi, semua yang mendukung Bashar al-Assad langsung terlihat seperti syi'ah dan dituduh secara paksa menjadi Syi'ah.

Bagaimana bisa yang minoritas dikatakan sebagai pendukung terbanyak? Kalau syi'ah membela Assad itu bukan karena Assad itu syi'ah, demikian juga sunni. Hanya wahabi yang mengotakkan pendukung Assad menurut madzhab. Bahkan yang kristen pun dituduh sebagai syi'ah karena mendukung Bashar al-Assad.

Ini data penduduk Suriah, silakan bandingkan dengan perkataan Farid Ahmaq Oqbah yang kalau jumlah pengungsi Suriah adalah 45 juta jiwa.

Penduduk Suriah terdiri dari berbagai etnis dan agama. Keseluruhan penduduknya berjumlah sekitar 22.500.000 jiwa. Muslim sunni di Suriah merupakan mayoritas. Jumlah mereka sekitar 16,2 juta jiwa (lebih dari 70 persen) terdiri atas, 1) Sekitar 59-60 persen atau 13.500.000 jiwa adalah sunni etnis Arab, 2) Sekitar 9 persen atau 2.025.000 adalah sunni etnis Kurdi, 3) Sekitar 3 persen atau 675.000 adalah sunni etnis Turkomen.

Sementara, jumlah orang syi'ah di Suriah hanya sekitar 13 persen saja, atau 2,9 juta (2.925.000 warga), yang terdiri dari berbagai aliran syi'ah, antara lain Alawit, Syi'ah Itsna Asyariyah, Ismailiyah dan lainnya.

Penduduk Kristen di Suriah ada sekitar 10 persen atau 2.250.000 jiwa, dimana mayoritas adalah Antiokhia Ortodoks. Sisanya mengikuti Katolik Yunani, Assyria Gereja Timur, Armenia Ortodoks, Protestan dan lainnya.

Dan terakhir adalah Druze sekitar 3 persen dari total penduduk, atau sekitar 500.000 jiwa, yang mayoritas tinggal di daerah, terutama di selatan Jabal al-Druze. Al-Dzarazi adalah sebuah komunitas keagamaan di Timur Tengah. [dutaislam.com/ ab]

Iklan