Iklan

Iklan

,

Iklan

Lazuardi Haura Difitnah Kaum Takfiri

13 Nov 2015, 22:39 WIB Ter-Updated 2019-03-28T15:53:48Z
DutaIslam.Com - Trendingtopic

Gerakan cari sensasi dengan cara menebar fitnah kini sering kita jumpai di dunia maya. Hanya karena benci, obsesi ingin menyerang tapi tanpa bukti, akhirnya fitnah golongan takfiri (suka mengkafirkan) dibully netizen. Tidak jauh jauh dengan Kanda Jonru yang hingga kini masih istiqomah tebar postingan yang mudah dibully netizen.

Ini klarifikasi pihak Lazuardi Haura, lembaga pendidikan yang dituduh Augus Fiar, -penebar benih kebencian - mengajarkan syahadat yang berbeda. Ternyata si Augus Fiar hanya mendengar desas-desus. Naudzubillahi kin dzalik.

Diambil dari kultweet @Haidar_Baqir (Gerakan Islam Cinta): 

1. Saya mau bikin kultwit pendek bukti kebohongan fitnah takfiri yang mungkin sudah kesekianpuluh kali. Yang ini kepada Sekolah Lazuardi Haura di Lampung.

2. Mulai dengan sebuah posting fitnah di FB, yang bilang bahwa Lazuardi Haura mengajar siswa bersyahadat dengan cara beda.

3. Dengan cepat fitnah dibantah oleh para ortu siswa Lazuardi Haura sendiri. Ini sampelnya:


4. Ini sampel bantahan ortu siswa Lazuardi Haura yang lain lagi:

5. Tapi juga dengan cepat fitnah diedarkan lewat meme, seperti biasa digeneralisasi dan ditambah-tambah dengan fitnah lebih bombastis.


6. Pihak penyelenggara Lazuardi Haura pun merespon dengan meminta pertanggungjawaban penyebar fitnah.


7. Si penyebar fitnah ketakutan dan minta maaf. Tapi, meski bilang cuma dengar-dengar tanpa bukti, yang bersangkutan tak mau hapus postingnya.


8. Lazuardi Haura menekan akan ambil tindakan hukum. Posting awal dan permintaan maaf dihapus pemfitnah sambil yang bersangkutan berupaya menghapus jejak.

9. Demikianlah kerja kaum takfiri pembuat fitnah. Bukan saja jahat dan licik, mereka bahkan tak punya malu meski sudah puluhan kali terbongkar.

10. Saat ini pihak Lazuardi sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum. Bukan semata demi Lazuardi, tapi demi bendung makar takfiri.

11. Smoga Allah SWT selalu melindungi bangsa kita dari ulah takfiri, tukang fitnah penyebar kebencian berkedok pejuang Islam. Wallahu al-Musta'an [ab]

Contoh lain kaum takfiri memprovokasi di media sosial, simak "Pemkot Solo Melarang Buka Bersama" dan "Berita Hoax Perang Suriah". 

Iklan