Jumat, 10 Agustus 2018

Jadi Cawapres, Kiai Ma’ruf Amin Akan Rangkul Alumni 212

Kiai Ma'rif Amin ditunjuk menjadi Cawapres mendampingi Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Foto: detik.com.
DutaIslam.Com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus mantan Rois ‘Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Ma’ruf Amin ditunjuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi petahana Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Keputusan memilih Kiai Ma’ruf Amin disampaikan langsung Presiden Joko Widodo dalam deklarasi di Jakarta, Kamis (09/08/2019) petang didampingi sembilan partai pendukung.

Mendapatkan kepercayaan mendampingi Presiden Joko Widodo, Kiai Ma'ruf Amin mengapnya sebagai satu penghargaan besar kepada dirinya sekaligus penghargaan kepada ulama. Ini sekaligus sebagai bantahan telak bagi sekelompok orang yang selama ini menganggap Presiden Joko Widodo anti terhadap ulama dan anti Islam.

Ma'ruf Amin berjanji akan merangkul seluruh unsur masyarakat termasuk dari Alumni 212. Sikap tersebut menunjukkan watak ulama NU yang tidak pernah menganggap orang lain sebagai musuh. Anda masih ingat bukan, ketika Kiai Ma’ruf dihantam habis-habisan oleh Alumni 212 karena membela Sukmawati? 

"Insyaallah mulai saya rangkul, kan mereka alumni, saya juga. 212 dulu kan saya yang gerakkan. Cuma, sesudah Ahok selesai, ya selesai. Mereka keterusan," ujar Kiai Ma'ruf, Kamis (09/08/2018) dilansir dutaislam.com dari detik.com.

Ma'ruf Amin juga menegaskan bahwa program-program prokerakyatan akan diusung. Beliau juga ingin program Presiden Jokowi seperti Nawacita dapat terealisasi sepenuhnya. 

"Tentu saya mendukung Pak Jokowi. Yang seperti biasa, Pak Jokowi kan punya Nawacita, ya. Saya akan membantu sekuat tenaga program beliau, utama sekali itu di dalam menjaga keutuhan bangsa dalam menjaga kedamaian dan keamanan," ujar dia.

Detik-Detik Kiai Ma’ruf Jadi Cawapres
Penunjukan Kiai Ma’ruf Amin sebagai Cawapres sekaligus jawaban atas misteri siapa sosok yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo bebera hari sebelumnya. Inisial M yang sempat jadi perbincangan dan menimbulkan tafsir beragam di media sosial akhirnya terungkap.

Bukan “M” Muhaimin Iskandar atau “M” Mahfud MD sebagai sempat jadi perbicangan hangat. Tetapi sosok ulama sepuh NU yang kemampuangan dan pengalamannya tidak diragukan lagi.

Kiai Ma'ruf Amin mengaku, mendapatkan penunjukan sebagai cawapres sore hari. Kiai Ma’ruf sempat kaget karena tak dinyana akan didaulat menjadi cawapres.

"Saya tahu tadi sore setelah asar. Ya kaget jugalah. Kok saya, ya alhamdulillah," katanya, dilansir dari detik.com.

Sebenarnya Kiai Ma’ruf sudah sempat berbincang dengan Jokowi  Rabu (08/08/2018) lalu. Hanya saja, saat  itu perbicangan tidak menyinggung soal cawapres. Tetapi lebih banyak bicara masalah kebangsaan dan kedudukan sebagai Ketua MUI.

"Urusan MUI yang banyak, mengenai persoalan bangsa, itu saja," ujar Rais Aam PBNU ini. [dutaislam.com/pin]


Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini