Sabtu, 11 Agustus 2018

Awas! Penyerang Islam Nusantara Sekasus dengan NU Era Orde Baru, Militan

Diskusi Islam Nusantara. Foto: NU Online
DutaIslam.Com - Penulis buku Mastepiece Islam Nusantara Zainul Milal Bizawie mengungkapkan, banyak orang menyerang konsep Islam Nusantara karena konsep yang diusung Nahdlatul Ulama (NU) tersebut membawa wacana untuk kembali kepada peradaban Nusantara dan memperkuat wacana kebangsaan.

“Kenapa Islam Nusantara diserang? Karena Islam Nusantara membawa kebangsaan, membawa kampanye kembali pada peradaban Nusantara dan menguatkan nasionalisme,” kata Gus Milal dalam diskusi di Sekretariat Islam Nusantara Center (INC), Ciputat, Tangerang, Sabtu (11/08/2018).

Kelompok-kelompok yang menyerang Islam Nusantara, lanjut Gus Milal, sudah tersusun dengan baik. Mereka bergerak secara kompak dan militan sehingga apabila diserang balik maka yang lainnya membantu. Sebagaimana NU pada zaman Orde Baru, militansi dan kekompakan mereka terbentuk karena adanya tekanan.

“Jika dibiarkan propaganda mereka mengarah atau memicu perbenturan antara kelompok Islam. Ini bisa menjadi panen kebencian,” jelasnya.

Bagi Gus Milal, melawan mereka di media ssial tidak perlu dengan menghujat atau mencaci-maki balik. Akan tetapi, mereka bisa dilawan dengan cara-cara yang baik, santun, dan persuasif.

Lebih dari itu, imbuhnya, Islam Nusantara harus dikaji secara mendalam agar menjadi wacana akademik yang bisa dipertanggungjawabkan sehingga memiliki pondasi yang kukuh. 

“Kita harus menggeser wacana Islam Nusantara ini menjadi wacana akademik yang ilmiah. Islam Nusantara perlu dikemas dengan lebih baik dengan tujuan yang baik,” urainya. [dutaislam.com/pin]

source: NU Online

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini