Minggu, 15 Juli 2018

Peringatan bagi Para Dai dari KH Yusuf Hidayat: Jangan Ngebodor!

Khatib Syiriah PCNU Depok KH Yusuf Hidayah peringatkan para dai agar tak menggunakan laqob aneh-aneh. Foto: ltnnujabar.or.id
DutaIslam.Com - Katib Syuriah PCNU Kota Depok KH Dr M Yusuf Hidayat MA mengingatkan para da’i agar tidak menggunakan laqob (julukan/gelar) yang aneh-aneh yang disandarkan kepada namanya.

KH. Dr M Yusuf Hidayat masalah ini saat menerima kunjungan silaturrahim para pimpinan perkumpulan da’i di Kota Depok, Sabtu siang, (14/07/2018). Menurutnya, sebaiknya para dai lebih mengutamakan isi dakwah yang berkualitas dan ilmiah daripada gaya yang berlebihan baik dalam nama, baju dan perkataan.

“Jangan ngebodor terus dan jangan takut gak laku kalau ceramahnya berisi ilmu. Kalau ada ustadz yang miskin berarti ada sesuatu yang bermasalah pada ustadz tersebut” katanya dilansir dari ltnnujabar.or.id.

Laqob/nama besar seseorang yang sudah meninggal juga jangan digunakan. Khawatir nanti kalau kita berakhlak buruk, maka dia akan terkena dampaknya di alam kubur karena namanya dipakai. Beliau menyarankan dalam penyebutan nama, para Dai lebih memilih nama daerah tempat dia tinggal atau nama orang tuanya saja yang menjadi julukannya mengikuti para ulama dan dai terdahulu. Beliau juga menyinggung pentingnya mahabbah ahlil bait (cinta keluarga Nabi).

“Selama tidak merendahkan para sahabat Nabi, maka mahabbah ahlil bait tidak ada masalah. Jangan karena orang sering menyebut nama Sayyidina Ali dibilang Syiah,” katanya

“Kecintaan kepada Ahlul Bait adalah ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. Bahkan di dalam hadis ada anjuran dan perintahnya. Yaitu keharusan mengajarkan anak-anak kita mencintai Nabi, keluarganya dan al Quran,” tambahnya. [dutaislam.com/ Ust.Darul Qutni/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini