Senin, 30 Juli 2018

Kematian Adalah Pengingat Bagi Kita

Ilustrasi tahlilan. Foto: istimewa
DutaIslam.Com - Kafa bil mauti waidha. Kematian adalah mauidlah, pengingat bagi semua manusia karena makhluk Tuhan itu statusnya hanya menunggu giliran.

"Meninggalnya Bapak Haji Muhari adalah pengingat untuk kita semua," urai KH Zainul Umam pada tahlilan 7 hari wafatnya almarhum Bapak Muhari.

Karenanya di kediaman shahibul musibah desa/kecamatan Bangsri RT.1 RW.6 Jepara, dia mengingatkan muazziyin potongan hadits; igtanim hayataka qabla mautika.

"Gunakan kesempatan hidupmu sebaik-baiknya sebelum datang ajalmu," jelas pengasuh Pesantren Hasyim Asyari Bangsri ini.

Sehingga Kiai muda yang akrab disapa Gus Umam itu menyebutkan tentang tiga amal yang tidak akan terputus ketika orang sudah meninggal dunia.

"Pertama, shadaqatin jariyah. Sedekah jariyah. Sedekah tidak hanya untuk orang yang kaya saja," lanjutnya kepada ratusan jamaah.

Menyingkirkan paku, pecahan kaca yang ada di jalan sebutnya juga bagian dari sedekah.

"Kedua. Aw waladin shalihin yad'u lah. Anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya."

"Sudahkah Anda semua menyiapkan anak saleh dari sekarang. Jika belum maka harus dipersiapkan dari sekarang," harap Gus Umam.

Adapun amal yang ketiga aw ilmi yuntafaau bi. Ilmu yang bermanfaat untuk orang lain. Jika mempunyai ilmu maka perlu gethok tular (ditularkan) kepada yang lain. [dutaislam.com/ip]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini