Minggu, 03 Juni 2018

Teroris Alumni Universitas Riau Jaringan JAD, Ini Keterkaitan dengan Teror Sebelumnya

Universitas Riau. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com – Penggerebekan dan penangkapan terduga teroris di Universitas Riau, Sabtu (02/05/2018) ada keterkaitan dengan teror-teror sebelumnya. Polisi telah menetapkan tersangka MNZ (33) atau Zamzam. Zamzam bukan lagi mahasiswa, tapi alumni Fisip Universitas tersebut.

Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam jumpa pers yang digelar Ahad (04/05/2018) mengungkapkan, MNZ ada hubungan dengan penyerang Mapolda Riau, Mursalim alias Ical (42) beberapa minggu lalu. Mursalin yang ditembak mati itu diketahui pernah memesan bom kepada MNZ.

Dari ketiga orang yang ditangkap di Universitas Riau, MNZ sudah ditetapkan sebagai tersangka. MNZ adalah alumni yang memiliki kemampuan merakit bom TATP. Sialnya, kehaliannya tersebut diajarkan melalui tautan grup media sosial Telegram.

Bom Pipa Ditemukan
Menghawatirkan sekali, penggerebekan di Universitas Riau tak hanya menangkap tersangka teroris. Di lokasi juga ditemukan bom pipa besi dan bahan peledak jenis TATP yang siap digunakan. Bahan peledak lain seperti pupuk KN03, sulfur, gula dan arang juga ditemukan di perguruan tinggi tersebut. Tim Densus 88 juga menemukan dua busur panah dan delapan anak panah.

Tak hanya itu, satu pucuk senapan angin dan satu buah granat tangan rakitan juga ditemukan. Astaghfiullah.

Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto juga menjelaskan, Zamzam alias Jek memiliki jaringan dengan Batti Bagus Nugraha, yakni kelompok JAD Jati Asih, Bekasi dan Pekalongan. Bagus telah tewas dalam penangkapan, Ahad (13/05/2018) di Terminal Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat.

Zamzam juga ada hubungan dengan Polis alias Iba, terduga teroris yang ditangkap 19 Januari 2016. [dutaislam.com/pin]

Keterangan:
Diolah dari Tribunnews.com dan Kompas.com


Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini