Rabu, 06 Juni 2018

Nasehat Gus Mus Khusus Buat Haikal Hasan

Screenshot video ceramah Haikal Hasan.
DutaIslam.Com - Haikal Hasan, dalam salah satu ceramahnya diketahui keliru ketika menyampaikan ayat Al-Qur'an. Haikal mengatakan salah satu ayat Al-Quran yang seharusnya dibaca "SADIDAN" yang berarti "BENAR", dibacanya menjadi "SYADIDAN" yang diartikannya "KERAS".

"Ini petikan video Hassan Haikal yang entah dia sengaja atau tidak telah mengubah kata "SADIDAN' yang berarti "BENAR" menjadi "SYADIDAN" yang berarti "KERAS/KASAR"," tulis akun facebook Moh Musa, Selasa (05/06/2018), sambil mengupload video Haikal tersebut. (Tonton video: link)

Kemudian, lanjut Musa, kata "balighaa" dalam Surat an-Nisa [4]:63 dia artikan dengan diksi yang kasar yaitu "menusuk hati", padahal kata "baligha" disitu lebih tepat diartikan "menyentuh sanubari", atau "membekas dalam jiwa."

"Naifnya lagi dia mengatakan "wa qul lahum qaulan baligha", padahal yang benar "wa qul lahum FI ANFUSIHIM qaulan baligha (dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka)."," jelas Musa menambahkan.

Menurut Musa, ceramah Haikal Hasan tersebut adalah sesuatu yang memprihatinkan, sehingga Islam jadi terlihat beringas.

Mengatahui hal tersebut, KH Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus, melalui akun facebooknya Ahmad Mustofa Bisri turut berkomentar memberikan nasehat atas ceramah Haikal Hasan yang demikian.

"Mã halaka 'mru-un 'arafa qadrah. (Tidak celaka orang yang tahu kadar dirinya). Dan sering kali orang yang tidak tahu kadar dirinya, mencelakai orang lain juga. Tawaduk atau rendah hati, menunjukkan tahu kadar diri," tulis Gus Mus, Rabu (06/06/2018). [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini