Kamis, 07 Juni 2018

Ketum PBNU Kunjungi Gereja SMTB, Ingatkan Tugas Tokoh Agama Agar Menetralisir Radikalisme


DutaIslam.Com - Hampir satu bulan pasca kejadian peledakan bom di Surabaya, Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj bersama Ketua PCNU Kota Surabaya KH Muhibbin serta Banser Jawa Timur mengunjungi Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Surabaya, lokasi terjadinya teror bom bunuh diri yang menelan korban jiwa.

Dalam kunjungannya tersebut Ketua Umum PBNU bertemu dan berbincang dengan pimpina Gereja Romo Sumarno dan Pendeta Romo Alexius Kurdo Irianto serta melihat titik lokasi kejadian dan bangunan yang sudah direnovasi gereja.

Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengungkapkan saat kejadian dirinya tidak sempat ke Surabaya, karena berada di luar negeri, dan baru kali ini bisa melihat langsung lokasi pasca kejadian,sekaligus bertemu dengan teman lama Romo Kurdo. “Saya sering bertemu dengan Romo Kurdo dan berdiskusi dimana-mana tentang perdamaian dan kerukunan umat beragama,’ujarnya, di Surabaya, Rabu Malam (06/06/2018).

Dalam kesempatan tersebut ia juga mengatakan bahwa kejadian yang lalu adalah pelajaran yang sangat berharga dan menggugah seluruh lapisan masyarakat semakin bersatu. “Kejadian bom tersebut hikmahnya adalah menjadikan kita semakin bersatu, semakin percaya diri," tegasnya.

Ia menambahkan tugas tokoh agama saat ini menurutnya adalah membina masyarakat dan memberikan integritas yang maksimal dan menetralisir faham radikalisme, sementara tugas aparat adalah mencegah dan menangani tindakan terorisme. 

“Radikalisme bertentangan dengan agama apapun, Islam itu damai, Taslim selamat, nggak ada Islam itu mengebom, tidak bisa ditangani sendirian, kalau kita cvil society, fokus masyarakat, dan kita menetralisir deradikalisasi,”tegasnya. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini