Kamis, 28 Juni 2018

Catat, Ini Kebiasaan Para Pembohong Bikin Kebohongan Atas Nama Tuhan

Awas Provokasi atas Nama Tuhan. Foto: Istimewa. 
DutaIslam.Com - Dekan FTI ITS Kiai Agus Zainal Arifin melalui pesan berantai WatsApp mengingatkan, meskipun Pilkada telah tak berarti para orator dan penceramah akan berhenti. Karena masih banyak proyek pembohongan yang akan mereka lakukan.

"Pilkada telah selesai. Tapi itu bukan berarti para penceramah dan orator yang hobi bohong atas nama agama itu kehabisan proyek. Masih banyak kesempatan lain bagi mereka untuk menerima proyek pembohongan atas nama Tuhan," katanya.

Namun demikian, menurut Kiai Agus Zainal, masyarakat luas sudah paham bagaimana gerakan mereka bikin kebohongan atas nama tuhan. Pertama, membohongi orang pinter biasanya pakai ayat.

Kedua, membohongi orang bodoh biasanya pakai otak-atik gatuk. Ketiga, membohongi orang pinter dan bodoh sekaligus biasanya pakai ayat yang artinya diotak-atik biar gatuk.

"Yang pasti, masyarakat luas sudah paham bagaimana kebiasaan para pembohong atas nama Tuhan itu bikin kebohongan," katanya. [dutaislam.com/pin].

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini