Senin, 25 Juni 2018

Bendera NU Dibakar, Ini Himbauan Cakra Sandi 86 Pagar Nusa

Bendera NU Dibakar di Nganjuk
DutaIslam.Com - Menyikapi insiden pembakaran bendera Nahdlatul Ulama (NU) oleh salah satu oknum pendekar Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) di Ngajuk pada Ahad (24/06/2018), anggota Pagar Nusa dimanapun berada dihimbau untuk bersikap tenang.

"Tidak perlu disikapi dengan tindakan frontal, tidak perlu disikapi dengan tindakan yang melawan hukum," demikian bunyi sebuah broadcast atas nama Cakra Sandi-86, yang diterima Dutaislam.com, Senin (25/06/2018) siang.

Penulis broadcast juga menghimbau agar mengendalikan massa Pagar Nusa supaya bertindak dan berbuat sesuai hukum yang berlaku di NKRI. "Kita harus waspada terhadap pancingan yang diarahkan pada kita sebagai warga Nahdlatul Ulama," lanjutnya.

Himbauan juga dimaksudkan agar Pagar Nusa tetap dan terus melaksanakan penataan struktural dan manajemen organisasi serta bidang prestasi. Dan yang paling penting, kata penulis broadcast itu, Pagar Nusa harus mempertahankan suasana kondusif jelang pesta demokrasi di Jawa Timur.

"Tolong jangan bertindak sembrono dengan memberikan info yang provokatif. Mohon kita bersabar sejenak menunggu hasil kinerja polisi/aparat yang berwajib (1x24 jam)," pungkasnya. 

Dutaislam.com tidak berhasil mengonfirmasi arti santi Cakra Sandi-86. Diketahui, 86 adalah sandi tahun kelahiran Pagar Nusa NU. [dutaislam.com/ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini