Sabtu, 05 Mei 2018

Untuk Sukses, Usaha Harus Dibarengi Sedekah


DutaIslam.Com - Pengurus Himpunan Pengusaha Santri (HIPSI) Kota Semarang mengadakan pelatihan Manajemen Pemasaran, Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Koperasi (BALATKOP) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jawa Tengah. Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), khususnya kalangan santriwan-santriwati dari perwakilan delegasi masing-masing pondok pesantren di Semarang.

Di tengah padatnya kegiatan selama lima hari tersebut, sejak 16-20 April 2018, terdapat pula forum Kopdar yang merupakan momentum silaturrohim antara peserta dengan ketua HIPSI Kota Semarang H. Fatah Rosihan Affandi, dan beberapa pengurus HIPSI Kota Semarang lainnya.

Dalam forum Kopdar tersebut, Fatah mengajak kepada semua peserta untuk cerdas-cerdas memanfaatkan peluang, sekaligus memberikan motivasi dan ide berwirausaha bagi pemula agar tidak mudah jatuh.

KH. Muhammad Nurhayid selaku Sekjen HIPSI Pusat yang kebetulan sedang bertugas di Semarang, dan ikut menyempatkan diri dalam acara tersebut untuk memberi arahan dan motivasi kepada para peserta.

"Santri memiliki potensi untuk menjadi pengusaha," kata Kiai Nurhayid diawal sambutannya, Rabu (18/04/2018) di BALATKOP dan UMKM Jawa Tengah.

Ia juga menerangkan sekilas peranan usaha dan ibadah, menurutnya tidak sedikit kita temukan pelaku usaha yang mengesampingkan nilai-nilai kemanusian dan spiritual.

"Demikian itu dapat kita seimbangkan dalam berwirausaha. Dalam Islam sendiri, kita mengenal namanya infaq, shodaqoh, zakat, dan tolong-menolong lainnya yang merupakan keharusan bagi kita sebagai pemeluknya," tuturnya.

Lanjut Kiai Nurhayid, "untuk menjadi sukses, kita harus memantaskan diri kita untuk sukses dengan membiasakan sedekah dan berbagi dengan yang lain." [dutaislam.com/badruddin/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini