Sabtu, 05 Mei 2018

[Makin Nyata] Gus Nur Akui Dukung Khilafah: Khilafah Hukum Islam yang Mesti Ditaati

Gus Nur terang-terangan nyatakan dukungan terhadap HTI dan khilafah. Foto: Dutaislam.com.
DutaIslam.Com – Hari terus berlalu, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur yang sejak belakangan terkenal aktif mengkritik bahkan melempar hujatan kepada kelompok yang tak sepaham dengannnya mulai ketahuan siapa dia sebenarnya. Setelah mengeluarkan fatwa haram memilih Jokowi di Pilres 2019, Gus Nur terang-terangan mengakui mendukung khilafah.

Hal itu diungkapkan Gus Nur dalam sebuah rekaman video yang diunggah mediaoposisi.com. Hal ini terkait dengan akan diumumkannya hasil sidang pengadilan Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia  7 Maret 2018 mendatang.

“Kepada semua saudara-saudaraku sesama umat Muslim yang satu getaran, satu restorasi, satu gelombang, saya mengingatkan, 7 Mei itu sidang terakhir HTI melawan kedzaliman, kewajiban kita membantu dan mendukung dengan tenaga, fikiran waktu dan doa,” ucap Gus Nur memulai pembicaraannya.

“Kita doakan, kita dukung penuh semoga tanggal 7 mei allah menurunkan maunahnya, karimahnya, fadilahnya sehingga hti diberikan kemudahan oleh Allah,” lanjut Gus Nur.

Baca: Beri "Fatwa" Haram Pilih Jokowi, Keluarga Muda NU Demo Desak Gus Nur Dicyduk

Dengan menangnya HTI, menurut Gus Nur,  akan bisa menjungkirbalikkan pemerintah yang disebutnya sebagai pemerintahan yang dzalim. Simbol-simbol kedzaliman disebut Gus Nur selama ini telaha merajai di Indonesia. Saat itulah Gus Nur menyatakan dukungan terhadap khilafah dan menganggap khilafah sebagai ajaran Islam. Sebagai ajaram Islam, Gus Nur memandang, harus ditaati.

"Jadi sama-sama kita tahu kalau kita flashback ke belakang, dulu orang nggak tahu apa khilafah, orang diam apa itu khilafah, HTI yang pertama kali menyerukan khilafah. Akhirnya orang sadar bahwa khilafah Hukum Islam yang mesti kita taati,” ucapnya.

Ini linknya: (https://www.youtube.com/watch?v=G8qV37vAUtY)

Baca: Ngawur Lagi, Sugi Ceramah Haramkan BPJS

Kemudian Gus Nur melanjutkan kalimatnya mengenai dukungan terhadap HTI.

“Dan banyak lagi. Disaat orang lain diam, disaat orang lain tidur pulas, dengan Syariat Islam yang kaffah, HTI diam-diam sudah berjalan, sudah bangun, sudah berjihad. Baik sudaraku, ingat tanggal 7 Mei kita beri dukungan terhadap HTI,” katanya.

Sebagaimana diketahui, HTI selama ini memang berangkat dari gerakan politik yang di Indoensia terdaftar sebagai Ormas Kegamaan. Idelogi yang diusung adalah tegaknya khilafah. Sebaliknya HTI anti NKRI dan ingin mengganti sistem pemerintahan yang beridiologi Pancasila dengan pemerintahan Islam. Apakah pengakuan Gus Nur telah menunjukkan bahwa dirinya selama ini memang anti terhadap NKRI dan mendukung tegaknya khilafah sebagaimana HTI? Wallahu a’lam. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini