Sabtu, 05 Mei 2018

Hebat! Gubernur Kalteng Akan Bentuk 70 Ribu Banser

Gubernur Kalteng Sugiarti Sarban. Foto: Tribunnews.com
DutaIslam.Com – Keberadaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ansor dirasa penting dalam rangka membantu pihak kepolisian untuk turut menjaga persatuan dan kedaulatan Republik Indonesia. Penambahan anggota Banser di sejumlah daerahpun terus gencar dilakukan.

Di Kalimantan Tengah (Kalteng) bahkan rencananya akan menambah Banser lebih banyak lagi. Tak tanggung-tanggung, jumlah banser yang akan dibentuk sebanyak 70 Ribu Banser.

Hal ini diungkapakn Gubernur Kalimantan Tengah Sugiarto dalam apel Banser di Halaman Istanaa Isen Mulang, Sabtu (05/05/2018). Dilansir Dutaislam.com dari Banjarmasin.tribunnews.com, Sugianto berencana membentuk Banser di Palangkaraya sebanyak 50 ribu personel, bagian barat Kalteng sebanyak 10 ribu, dan sepanjang DAS Barito sebanyak 10 ribu Banser.

Menurut Sugiarto, hal ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi kepolisian dan ikut dalam politik praktis. Melain untuk membantu kinerja kepolisan, khusus dalam menjaga NKRI.

"Pembentukan ini bukan berarti ingin menyaingi lembaga lain seperti kepolisian, tetapi sebagai usaha menjaga Kalteng membantu polisi dan lembaga ini tidak ikut-ikutan berpolitik praktis, untuk merebut kekuasaan," ujar Sugianto.

Apel yang berlangsung Rumah Jabatan Gubernur tersebut bagian dari rangkaian Hari Lahir ke-92 Nahdatul Ulama sekaligus pelantikan pengurus Wilayah GP Anshor Kalteng periode 2017-2022.

Dewan penasehat Banser NU H Agustiar, dalam kesempatan yang sama, meminta Banser untuk turut serta dalam membela negara dan menjaga keutuhan NKRI.

"Bersama semua lembaga yang ada kita bersama-sama membangun dan menjaga Kalteng," katanya.

Sebelumnya, Januari 2018 lalu ada ratusan pemuda Kalteng dari beberapa Kabupaten telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser di gedung komplek pendidikan NU jalan RTA Milono Kilometer 3 Palangka Raya. Sebanyak 80 anggota dari dua kabupaten.

"Yang mengikuti Diklatsar di Palangka Raya jumlahnya 80 orang, terdiri dari Kabupaten Kapuas dan Muara Tewe. Sedangkan puluhan anggota lainnya mengikuti kegiatan yang sama di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur," ujar Ketua GP Ansor Kalteng Elly Saputra sebagaimana dilansir NU Online, Sabtu (20/01/2018) lalu.

Elly mengatakan, keinginan pemuda untuk bergabung di Banser semakin banyak. Karena mereka menilai menilai meski dalam pemberitaan NU selalu disudutkan tidak berpengaruh khususnya bagi para pemuda.

"NU semakin disudutkan, maka NU akan semakin berkembang. Ini terbukti, semakin banyak yang bergabung dengan NU. Biarkan yang lain mencibir, kami warga Nahdliyyin tetap konsisten dalam menciptakan iklim yang kondusif serta selalu mencintai NKRI, " katanya. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini