Senin, 07 Mei 2018

Guntur Romli: Gerakan Ganti Presiden Hanya Pengalihan Isu Kasus Korupsi dan Konflik PKS yang Memalukan

Guntur Romli menyebut gerakan ganti preiden hanya pengalihan isu oleh Patai Keadilan Sejahtera. Foto: Dutaislam.com.
DutaIslam.Com – Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Guntur Romli menyoroti geliat gerakan gantri presiden yang belakangan ini digencarkan di sejumlah tempat. Gerakan itu dinilai Guntur hanya pengalihan isu mengenai kasus korupsi dan konfik Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Seperti yang telah banyak diberikan Gerakan ini dilancarkan oleh politisi PKS Mardani Ali Sera bersama gerombolannya. Isu Ganti Presiden tanpa menyebut siapa Calon Presiden Alternatif, hanyalah menjadi propaganda untuk memanipulasi opini publik. Padahal kalau kita konsisten dengan demokrasi dan keterbukaan, bukan hal haram kalau mau mengajukan capres alternatif selain Jokowi, tapi tentulah dengan cara yang fair, terbuka dan jauh dari cara yang licik,” kata Guntur Romli dalam sebuah tulisan panjang yang diunggah di websitenya, gunromli.com, Ahad (06/05/2018).

Guntur mengatakan, karena Gerakan Ganti Presiden hanyalah gerakan propaganda memanipulasi opini publik, tujuan asli gerakan tersebut untuk mengalihkan isu dan menutupi isu buruk yang saat ini menerjang PKS. Setidaknya ada dua isu yang kini mendera PKS menurut Guntur.

Pertama, isu korupsi dilakukan politisi dan anggota DPR dari PKS yang menerima suap dengan menggunakan kode juz (istilah yang sering dipakai untuk Al-Quran) dan liqo’ (yakni istilah pertemuan pengkaderan yang sering dipakai dalam internal PKS). Kedua, konflik internal di PKS antara Fahri Hamzah dengan elit-elit PKS saat ini.

Konflik di internal PKS menunurutnya, tak hanya menimbulkan saling serang di media dan media sosial. Namun, sudah masuk ke ranah pengadilan yang terus berbuntut saling lapor ke polisi. Selain itu, lanjutnya, pencapresan Anis Matta yang memantik perpecahan di internal pengurus PKS saat ini yang dikabarkan beberapa pengurus PKS yang loyal terhadap pencapresan Anis Matta (mantan Sekjen PKS) dijatuhkan pemecatan.

“Bagaimana cara untuk menutupi aib dan bau busuk dari kasus korupsi dan perpecahan dari internal PKS ini? Digunakannya isu Ganti Presiden, dengan membuat kehebohan di media sosial hingga aksi jalanan, seperti yang terjadi pada CFD pekan lalu, pendukung Jokowi yang berkaos #DiaSibukKerja dilecehkan, diintimidasi dan dipersekusi oleh gerombolan yang berkaos Ganti Presiden,” katanya.
“Namun sebaik-baiknya menyimpan bangkai pastilah akan tercium juga,” tambahnya. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini