Minggu, 13 Mei 2018

Dua Siska Pelaku Teror, Mahasiswi UPI dan Guru Tajwid yang Berbaiat ke ISIS

Dua Pelaku Rencana Pembunuhan Terhadap Petugas Mako Brimob. Foto: Istimewa. 
DutaIslam.Com – Dua perempuan yang ingin Menghabisi Anggota Brimob, Dita Siska Millenia dan Siska Nur Azizah, merupakan “calon teroris” yang telah berbaiat ke ISIS. Dita Siska Milenia bekerja sebagai Guru Tajwid di Pondok Dauhrul Ulum, Cilacap. Sedangkan Siska Nur Azizah merupakan mahasiswa semester enam Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Keduanya ditangkap karena diduga hendak membantu para napi terorisme di Mako Brimob dan menyerang aparat kepolisian.

Berikut ini profil lengkap kedua perempuan bercadar sebagaimana dilansir dari kumparan.com.

1. Dita Siska Millenia

Dita Siska Millenia alias Maumil alias Ukhti Dita alias Dita lahir di Temanggung, 25 Januari 2000. Ia bekerja sebagai Guru Tajwid di Pondok Dauhrul Ulum, Cilacap.

Semasa SMA, Dita sempat ikut dalam organisasi Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM). Ia lulus dari SMK Muhammadiyah Kendal tahun 2017. Dalam setahun terakhir perempuan berusia 18 tahun ini aktif mengikuti perkembangan Daulah Islamiyah di media sosial.

Pada pertengahan 2016 Dita memutuskan berbaiat mendukung ISIS pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi. Dari tangan Dita polisi mengamankan sebuah Kartu Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Identitas KTP, hingga satu buah dompet.

2. Siska Nur Azizah

Siska Nur Azizah alias Siska alias Fatmah alias Teteh lahir di Ciamis, 31 Desember 1996. Siska merupakan seorang mahasiswa semester enam di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat. Ia memiliki pekerjaan sampingan berjualan donat di kawasan kampus.

Berdasarkan kesaksiannya, pada tahun 2016-2017 Siska sempat bergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW9). Siska juga mengikuti sejumlah organisasi lain seperti UKDM Unit Kegiatan Dakwah Mahasiswa dan Ikatan Remaja Masjid.

Sama halnya dengan Dita, Siska memutuskan berbaiat kepada Abu Bakar Al-Baghdadi pada Oktobr 2017 atas keinginan sendiri.

Keduanya bertemu di salah satu grup di Whatsapp pada tahun 2017. Adapun grup tersebut memang aktif membahas tentang ilmu tauhid, akidah, jihad hingga upaya memerangi thogut. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini