Rabu, 23 Mei 2018

Baper, Tak Masuk Rekom, Pamflet Tabligh Akbar Tiga Ustadz Ini Singgung Rekom Kemenag

Pamflet Tabligh Akbar Singgung Rekomendasi Kemenag. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com – Para ustadz di luar ustadz atau kiai dari nahdliyin tampaknya baper alias kebawa perasaan setelah tidak mendapat rekom ustadz rujukan yang dikeluarkan kemenag. Sugi Nur misalnya, langsung mengisi kultum melalui video dan marah-marah atas kebijakan Kemenag tersebut.

(Baca: Kultum “Menyejukkan” Gus Nur ke Menag: Mentri kok Edel, Sampeyan itu Lebeng, Tau Lebeng?)

Lain Sugi Nur lain lagi perasaannya. Sebagaimana dalam sebuah pamflet rencana tabligh akbar Ustadz Bahtiar Nasir, Ustadz Tengku Dzulkarnain, dan Ustadz Ridwan Hamidi, kebijakan Kemenag yang tidak memasukkan tiga ustadz tersebut masih disinggung-singgung. Ketiganya diatasnamakan sebagai ustadz yang tidak direkom Kemenag dan dimasukkan ke dalam pamflet.

“Hadiri! Tabligh Akbar bersama ustadz-ustadz yang tidak direkomendasi Kemenag,” demikian tulisan dalam pamflet tersebut.

Mengapa sampai segitunya coba, kalau tidak karena baper, bawa perasaan. Coba seandainya mereka masuk rekom, apakah dalam pamflet tersebut masih akan ditulis: “Hadiri! Tabligh Akbar Bersama Ustadz-Ustadz yang Direkomendasi Kemenag”?

Entah, lain keadaan lain juga perasaan. Semoga ustadz-ustadz yang masuk rekom Kemenag tidak ikutan baper lalu menulis: “Hadiri Kajian Rutin Bersama Ustadz-Ustadz yang Direkomendasi Kemenag”.

Kalau ini terjadi Redaksi Dutaislam.com tidak terbayang bagaimana bentuk bapernya ustadz-ustadz yang tidak mendapat rekomendasi kemenag.

Selain Ustadz atau kiai dari warga Nahdliyin. Kalau kiai NU sih santai. Mau direkom mau nggak, yang penting ngaji, dan ngerumati santri. (Baca: Kiai NU Tidak Masuk Daftar 200 Penceramah Kemenag, Santrinya Tidak Marah, Antum?)

da ah! biar nggak ikut-ikutan baper [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini