Kamis, 12 April 2018

Tidak Hanya Definisi Asbabun Nuzul, 3 Hal Tentang Asbabun Nuzul Ini Juga Harus Anda Ketahui

Tiga hal selain definisi asbabun nuzul yang harus Anda tahu

3 pertanyaan yang sering diajukan mengenai asbabun nuzul: pengertian asbabun nuzul, bentuk-bentuk asbabun nuzul, serta apakah semua ayat al-Qur'an memiliki asbabun nuzul. Berikut penjelasannya.

Dutaislam.com - Asbabun Nuzul menjadi salah satu cabang ilmu yang wajib diketahui untuk bisa memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam al-Qur'an. Para ulama terdahulu telah banyak merumuskan tentang ilmu asbabun nuzul. Ilmu asbabun nuzul ini masih digunakan dan terus dikaji hingga sekarang. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ilmu asbabun nuzul dalam memahami isi al-Quran.

Lantas, apakah sebenarnya makna dari asbabun nuzul itu sendiri? Unsur apa saja yang terdapat di dalam ilmu asbabun nuzul?

Jika dilihat dari sisi bahasa, asbabun nuzul berasal dari dua kata bahasa arab, asbab yang berarti sebab dan nuzul yang berarti turun. Maka asbabun nuzul memiliki arti sebab-sebab yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu. Frasa asbabun nuzul ini secara khusus digunakan untuk menunjukkan peristiwa yang menjadi penyebab turunnya ayat al-Qur'an. Pendapat tentang arti asbabun nuzul secara bahasa ini dinyatakan oleh Rosihon Anwar, dalam bukunya berjudul Ulumul Qur'an.

Sedangkan secara istilah, terdapat beberapa pendapat dari ulama mengenai asbabun nuzul.

1. Manna al-Qathan dalam bukunya "Ulumul Qur'an" menyebutkan:

ماَنُزِلَ قُرْآنٌ بِشَأْنِهِ وَقْتَ وُقُوْعِهِ كَحاَدِثَةٍ اَوْسُؤَالٍ

Asbabun nuzul ialah peristiwa yang menjadi penyebab turunnya ayat al-Qur'an. Manna al-Qathan melanjutkan, asbabun nuzul bisa berupa kejadian maupun berupa pertanyaan yang diajukan Sahabat kepada Nabi Muhammad.

2. Sedangkan az-Zarqani mendefinisikan asbabun nuzul sebagai sesuatu yang khusus terjadi berhubungan dengan turunnya ayat al-Qur'an. Asbabun nuzul menjadi penjelasan hukum atas peristiwa yang terjadi kala itu.

3. Selanjutnya pendapat tentang asbabun nuzul dari Shubhi Shalih. Beliau mengatakan bahwa asbabun nuzul ialah:

ماَنُزِلَةِالأَيَةُ اَوِالْاَياَتُ بِسَبَبِهِ مُتَضَمِّنَةً لَهُ اَوْمُجِيْبَةً عَنْهُ أَوْمُبِيْنَةًلِحِكَمِهِ زَمَنَ وُكُوْعِهِ

Suatu peristiwa yang menjadi penyebab turunnya satu atau beberapa ayat al-Qur'an. Asbabun nuzul terkadang memberikan isyarat bahwa ayat itu turun sebagai respon atasnya. Atau bisa juga menjadi penjelasan hukum ketika peristiwa asbabun nuzul terjadi.

4. Al-Wahidi dalam kitabnya Asbabun Nuzulil Qur'an memandang asbabun nuzul sebagai suatu peristiwa yang terjadi sebelum turunnya ayat al-Qur'an. Meskipun rentang waktu kejadian dengan turunnya ayat al-Qur'an tersebut terlampau jauh, seperti peristiwa Tahun Gajah terhadap turunnya surat al-Fiil.

Bentuk Asbabun Nuzul


Dalam penjelasan definisi asbabun nuzul di atas, Manna al-Qathan telah menyebutkan bahwa asbabun nuzul berupa sebuah kejadian atau pertanyaan sahabat kepada Nabi Muhammad. Kejadian asbabun nuzul tersebut bisa berupa berbagai macam bentuk. Di antaranya berupa konflik dan perdebatan di antara para sahabat. Seperti halnya konflik sosial antara suku Aus dengan suku Khazraj yang menjadi asbabun nuzul surat Ali Imran ayat 100-102.

Selain itu, asbabun nuzul ayat al-Qur'an juga ada yang berupa respon atas kesalahan besar yang dilakukan sahabat Nabi Muhammad. Seperti yang dilakukan oleh sahabat yang menjadi imam salat ketika mabuk, peristiwa ini menjadi asbabun nuzul surat an-Nisa ayat 43.

Selanjutnya ada pula asbabun nuzul ayat al-Qur'an berupa pertanyaan dari sahabat nabi tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu, masa kini, serta di masa yang akan datang. Salah satu pertanyaan sahabat nabi yang menjadi asbabun nuzul ialah pertanyaan sahabat tentang roh. Pertanyaan ini menjadi asbabun nuzul atas surat al-Isra' ayat 85.

Apakah Semua Ayat Punya Asbabun Nuzul?


Pertanyaan ini memicu perdebatan panjang di antara para ulama mengenai asbabun nuzul. Di satu sisi, sekelompok ulama meyakini bahwa semua ayat al-Qur'an memiliki asbabun nuzul. Sementara sebagian ulama lain meyakini bahwa hanya ayat-ayat tertentu saja yang memiliki asbabun nuzul. Masing-masing kelompok ulama memiliki lndasan tersendiri mengenai persoalan asbabun nuzul ini.

Di tengah perdebatan tentang apakah semua ayat al-Qur'an memiliki asbabun nuzul, muncul kelompok ulama yang memberikan jalan tengah. Kelompok ini berargumen bahwa asbabun nuzul terbagi menjadi dua. Pertama, asbabun nuzul makro. Kedua, asbabun nuzul mikro.

Asbabun nuzul makro (asbabun nuzul al-'ammah) ialah asbabun nuzul ayat al-Qur'an berupa sebab-sebab yang bersifat umum. Situasi dan kondisi asbabun nuzul berupa kondisi sosial, geografis, budaha, serta aspek kehidupan lainnya dalam lingkup yang lebih luas dan panjang. Sejarah Arab masa sebelum Islam, dalam konteks ini bisa dikatakan sebagai asbabun nuzul makro ayat-ayat al-Qur'an. Cara mengetahui asbabun nuzul makro ini ialah dengan melakukan rekonstruksi sejarah dengan batasan dan langkah-langkahbyang telah ditentukan sebelumnya.

Sementara asbabun nuzul mikro (asbabun nuzul al-khashah) ialah asbabun nuzul suatu ayat-ayat al-Qur'an berupa sebab-sebab yang bersifat khusus. Asbabun nuzul al-khashah berupa hadis sahih yang diriwayatkan para sahabat berkenaan tentang kejadian khusus yang melatarbelakangi turunnya ayat al-Qur'an. Cara mengetahui asbabun nuzul mikro ialah dengan melacak jalur periwayatan guna mengetahui riwayat asbabun nuzul yang paling sahih. [dutaislam.com/ali]

Artikel Dutaislam.com

Demikian penjelasan tentang definisi asbabun nuzul. Adapun penjelasan selanjutnya mengenai kaidah-kaidah yang berlaku dalam asbabun nuzul bisa Anda baca dalam tulisan di bawah ini.

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini