Sabtu, 28 April 2018

Taaruf Pengurus GP Ansor Kota Semarang Jawab Hasil Konfercab VIII


DutaIslam.Com - Pertanyaan tentang ketua terpilih dalam Konfercab VIII PC GP Ansor Kota Semarang terjawab sudah. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa hasil Konfercab tidak menuai mufakat sebab menyisakan 1 PAC yang tidak memberikan dukungan.

Diungkapkan oleh Syaiful Bahri bahwa PP GP Ansor telah menentukan dirinya sebagai ketua terpilih masa khidmat 2018-2022. Ia bersama PW GP Ansor Jawa tengah telah menyelesaikan rapat formatur untuk pengurusan harian yang kemarin (27/04/2018) diumumkan dalam kegiatan ta'aruf pengurus di Gedung Majlis Ta'lim PCNU Kota Semarang jalan Puspogiwang I no 47 Gisikdrono Semarang Barat Kota Semarang.

Dengan tersusunnya kepengurusan yang baru, Ketua Demisioner, Dr H M Sulkhan selain memberikan ucapan selamat, ia menyatakan dengan harapannya agar diperhatikan komposisi kepengurusan yang baru ini lebih muda, dan lebih fresh. "Ini tentunya lebih lincah dalam gerakan dibandingkan pada kepengurusan saya," kata Sulkhan.

Lebih lanjut ia berpesan, "pesan saya tetap tulus, ikhlas untuk mengemban amanah berjuang di Ansor sebagai apapun, insya Allah keberkahan itu akan ada. Karena seperti yang diungkapkan oleh Mas Abu tadi bahwa organisasi ini memang didirikan oleh walinya Allah".

Sementara, Syaiful Bahri dalam kesempatan tersebut mengingatkan bahwa tugas dalam berorganisasi di Ansor memiliki tata aturan yang terus dirapikan. Terlebih dalam aturan kaderisasi dan kepengurusan. "Melalui ta'aruf ini, saya ingatkan pada para sahabat agar secepatnya mempersiapkan diri untuk ikut jenjang kaderisasi lanjutan," kata pria yang akrab disapa Rahul,

Ia juga mengatakan bahwa agenda terdekat seusai pelantikan adalah PKL (Pelatihan Kader Lanjutan). "Jadi yang belum ikut, dan yang masih ada tugas menyelesaikan materi, saya mohon bisa bersiap untuk mengikuti. Nanti kita agendakan waktunya," tegasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Korwil PW GP Ansor Jateng Rikza Chamami menegaskan bahwa seluruh jajaran kepengurusan Ansor harus tunduk dan patuh terhadap keputusan yang telah ditetapkan oleh pimpinan pusat. Untuk itu, ia berpesan agar para kader Ansor Kota Semarang bisa kompak dan lebih kuat lagi.

"Saya harap di era komunikasi super cepat ini bisa terus berkreasi dengan produk meme-meme, live streaming dan sebagainya. Intinya kita perkuat medsos. saya yakin dengan para kader yang kreatif dalam desain dan jurnalis yang handal Ansor Kota Semarang akan lebih menarik," kata Rikza.

Dikatakan, pemuda Ansor harus terus memperkuat jejaring yang ada, terutama di perguruan tinggi. Sebab, dengan adanya kekuatan jejaring lintas kampus akan lebih mudah dalam menangkal isu radikalisme yang masih mengusung khilafah untuk menggulingkan NKRI.

"Semarang harus kuat, terutama dalam hal isu-isu politik kenegaraan. Harua diwaspadai bahwa sampai sekarang ini isu khilafah masih terus bergerilya. Kota semarang harus memiliki Ansor peka terhadap hal sensitif ini, dan diperhitungkan dalam pergerakan mengawal keutuhan NKRI," pungkasnya. [dutaislam.com/q/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini