Sabtu, 21 April 2018

Salah Tanggap Cuitan Alissa, Orang Ini Malah Minta Hilangkan Seruan Takbir di Film K. Hasyim

Lelaki Pengasong Khilafah asal Blitar. Foto: Dutaislam.com
DutaIslam.Com – Salah tanggap soal cuitan Putri Gus Dur Alissa Wahid di Twitter, pria asal belitar bernama Bahtiar malah meminta agar seruan takbir di Film Kiai Hasyim Asy’ari dihilangkan.

Permintaan ngawur dan monopoli seruan takbir atas kelompok yang mengaku paling Islam itu bermula ketika Alissa Wahid menjelaskan bahwa kiai-kiai NU ketika menyerukan resolusi jihad tidak menggunakan seruan khilafah. Pasalnya, lanjut Alissa, Indonesia oleh para ulama dipandang sebagai kesepakatan bernegara bagi umat Islam dengan banyak agama.

Dan seruan itu, menurut Alissa, bukan tanpa pertimbangan. Ini dibuktikan dengan status para sebagai ulama yang alim kelimuannya.

“Kiai-Kiai NU dulu menyerukan resolusi jihad tidak pakai seruan khilafah. Indonesia dipandang sebagai mu’ahadah wathoniyah (kesepakatan bernegara) bagi umat Islam dengan umat banyak agama. Beliau-beliau Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari dan kawan-kawan itu nggak kurang-kurang lho ke-ulama-annya,” tulis Alissa melalui akun Twitternya @AlissaWahid, Kamis (19/04/2018).

Menanggapi cuitan tersebut tiba-tiba akun bernama Bahtiar di @bahti4r memberi tanggapan asal-asalan. Dia malah meminta agar seruan takbir di film Kiai Hasyim Asyari agar dihilangkan. Seolah hanya dirinya dan kelompoknya yang berhak mengucapkan takbir.

“Jika apa yang mbak bilang betul, bisa nggak seruan takbir di dalam film Hasyim Asy’ari dihilangkan saja,” tulis Bahtiar.



Mendapat tanggapan demikian, Alissa langsung memberikan pertanyaan sekaligus menjelaskan esensi seruan takbir.

“Memangnya takbir milik pejuang Khilafah ya mas?,” tanya Alissa.

Menurut Alissa, takbir bagi Kiai Hasyim Asy’ari, menunjukkan hubbul wathon minal iman. Bahwa cinta tanah air adalah sebagian dari Iman. Alissa justru mempertanyakan bahwa kelompok yang selama ini ngotot khilafah tidak ikut memperjuangkan Indonesia di masa lalu.


“Bagi Hadratussyaikh, takbir menunjukkan hubbul wathon minal iman, cinta tanah air itu bagian dari iman. Jangan-jangan yang ngotot khilafah itu tidak ikut memperjuangkan Indonesia di masa revolusi,” tulis Alissa. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini