Sabtu, 14 April 2018

Rocky Gerung: Enggak Akan Saya Minta Maaf pada yang Saya Bilang Baik

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com – Heboh soal pernyataanya yang kontroversial tak membuat Rocky Gerung berubah sikap. Mantan Dosen UI tersebut masih kokoh dengan pernyataanya. Bahkan Rocky menganggap pernyataanya baik.

“Enggak akan saya minta maaf pada sesuatu yang saya bilang baik,” kata Rocky kepada Tirto, dilansir Dutaislam.com, Sabtu (14/04/2018)

Menurut Rocky, tidak ada yang salah dengan pernyataannya yang menyebut Kitab Suci fiksi. Menurutnya, penyematan kata “fiksi” pada kitab suci tidak bermakna jelek. Sebab kata “fiksi” berbeda maknanya dengan “fiktif”.

“Definisi fiksi itu baik, oleh karena itu saya mengartikan kitab suci sebagai fiksi. Artinya, di dalamnya ada imajinasi, itu poinnya. Kalau dibilang saya harus minta maaf, berarti saya minta maaf bahwa fiksi itu baik? Berarti fiksi itu buruk?” ujarnya.

Baca: Tanggapan Ahmad Sahal Atas 'Kitab Suci Fiksi' Rocky Gerung: RG Menggunakan Filsafat Untuk Hantam Jokowi

Rocky menegaskan "fiksi" bermakna baik karena bukan berarti kebohongan. Definisi itu berbeda dengan "fiktif" yang memang bermakna kebohongan.

"Fiksi itu, energi untuk tiba ke Talos, yang di depan. Kitab suci selalu ingin tiba di talos, ujung dari kitab suci itu adalah harapan, janji," kata dia di acara ILC edisi 10 April 2018.

Rocky meyakini bahwa pernyataannya tersebut tidak melanggar Pasal 28 ayat (2) Undang-undang ITE. Dia mencatat pasal itu menyatakan bahwa "setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi, yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasar SARA, bisa dipidana."

Sementara menurutnya, dirinya tidak bermaksud dengan sengaja menyebarkan informasi yang menyinggung Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Baca: Ketika Sesat Gelar Profesor Topang Gagal Paham Makna Fiksi

Namun, Rocky menolak solusi menyelesaikan masalah tuduhan ujaran kebencian itu dengan diskusi. Rocky memprediksi pelapornya tidak akan mengerti apa yang ia katakan. Baginya, penjelasannya di acara ILC sudah terang benderang. Definisi "fiksi" yang ia maksud juga sudah cukup jelas. Namun, Rocky tidak berencana mempermasalahkan laporan tersebut.

“Saya enggak akan laporkan balik,” ujar Rocky.

Rocky dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Heddy Setya Permadi alias Abu Janda, Rabu (11/4/2018) dan Ketua Cyber Indonesia Cabang Sulawesi Utara, Corry Chandra Prasetya, Kamis (12/4/2018). Laporan ini mengadukan Rocky dengan dugaan pelanggaran Pasal 156a KUHP atau delik penodaan agama.

Sementara itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kembali menegaskan pernyataannya terkait 'kitab suci adalah fiksi' yang pernah dilontarkan oleh Rocky Gerung. Penegasan itu diungkapkan Mahfud melalui  akun Twitternya, Sabtu (14/04/2018).

Baca: Gus Nadir: Masalah Utama Itu Adanya Pasal Karet Penodaan Agama dan Pertarungan Politik

Mahfud MD awalnya  menuliskan postingan tentang dirinya yang menjadi tenteram setelah membaca Quran. Ia kemudian menambahkan jika itu berbeda ketika dirinya membaca karya fiksi Harry Potter. Mahfud MD mengaku optimis dan penuh harap setelah membaca Quran.

“Ya Allah, Alangkah tenteram hati hamba ini stlh bertahajjud dan membaca Qur'an kitab suci-Mu di tengah malam ini,” tulis Mahfud.

Sebelumnya, Mahfud MD juga tanpak serius menanggapi pernyataan Rocky. Mahfud tidak sepakat dengan penyataan tersebut. Karena baginya kitab suci datang dari tuhan dan merupakan wahyu. Beda jauh jika menyamakan kitab suci sebagai fiksi. Walaupun Mahfud masih menghargai mendapat Rocky.

"Itu pendapat Rocky Gerung, silakan saja. Tapi bagi saya kitab suci bukan fiksi, jauh bedanya. Fiksi itu produk angan-angan atau khayalan manusia sedang kitab suci adalah wahyu dan pesan Tuhan. Saya meyakini, kitab suci adalah wahyu Tuhan yang ditanamkan di hati dan dipatrikan di otak orang yang beriman," kata Mahfud melalui akun Twitternya, Rabu (11/04/2018).

Keterangan:
Diolah dari Tirto.Id, Tribunnews.Com, dan data Dutaislam.com 

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini