Sabtu, 03 Maret 2018

Membantah Upaya Cuci Tangan Bani Micin Soal Tukang Fitnah MCA Penyusup Alumni 212

Foto: Iatimewa
DutaIslam.Com - Ada-ada saja kelompok Bani Micin pendukung Muslim Congor Army (MCA). Mereka terus menggoreng isu dan memutar balikkan fakta setelah sejumlah penebar fitnah dan hoax MCA tercyduk tanpa ampun oleh Bareskrim Polri.

Kini mereka mulai menggoreng opini bahwa para congor hoax dan fitnah itu adalah relawan Ahok dan pendukung Jokowi yang disebutnya dari Javmev. Katanya, mereka menuyusup ke dalam aksi 212. Opini ini disebar di Medsos dalam rangka cuci tangan dan mempengaruhi masyarakat di jagat maya.

Ini salah satu contoh upaya cuci tangan oleh mereka yang kini disebar di Medsos:



Aneh sekali mereka. Tapi tidak ajaib. Karena bagi yang masih bisa berpikir sehat mudah sekali membantah anggapan mereka ini.

Begini saja, mari kita berpikir logis seperti di bawah ini:

1. Kalau para penebar fitnah dan hoax itu disebut penyusup, bukankah hoax tentang kebangkitan PKI dan kriminalisasi ulama adalah isu yang mereka mainkan selama ini.

Secara otomatis, para pelaku adalah pendukung mereka dan sejalan dengan isu yang mereka hembuskan. Kenapa setelah tertangkap disebut penyusup. Menyusup kemana?

Di sini saja, dapat terlihat mereka ngarang cerita untuk cuci tangan agar kembali mendapat dukungan setelah terkencing-kencing diburu Polri. Masih mau percaya tipu daya mereka? Kalau saya nggak banget, ogah, karena nalar saya masih sehat.

2.  Anggapan mereka pelaku adalah pendukung Jokowi tidak kuat alias asal-asalan. Ini juga berkaitan dengan isu PKI dan kriminalisasi ulama. Tidak mungkin mereka mendukung Jokowi atau Ahok karena sasaran mereka menebar hoax dan fitnah adalah pemerintah. Tidak mungkin kan seorang pendukung menyerang yang didukungnya? Kalau bilang mungkin berarti ente kurang sehat. Perlu obat di warung rombeng 212 yang katanya sudah berdiri itu.

3. Kalaupun seandainya benar bahwa para pelaku pendukung Jokowi atau Ahok, ini jelas membuktikan bahwa Jokowi tidak pandang bulu. Sekalipun para pelaku (dulu) adalah pendukunya presiden mereka harus tetap dilibas, ditangkap, dan diadili, karena mereka telah melanggar UU ITE.

Kalau begitu harusnya mereka berterima kasih kepada presiden donk karena telah menjalan UUD tanpa pandang bulu. Tapi buktinya mereka terus nyinyir kepada pemerintah. Dengan begitu anggapan mereka terbantahkan. Masih percaya mereka yang berakal pendek itu?

Sekarang ente percaya siapa, percaya yang mana? Bani Micin apa Bani Adam? Kalau saya percaya gusti Allah bahwa tukang fitnah dan tukang hoax kalau tidak bertaubat suatu saat akan dirobek congornya (di neraka). Semoga saja mereka masih bisa bertaubat dan mendapat hidayah. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini