Minggu, 04 Maret 2018

Anda Hina Banser, Ayo Ikut Diklatsar dan PKD Kalau Berani!


DutaIslam.Com - Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) di internal Gerakan Pemuda (GP) Ansor bukanlah bagian mimpi menjadi militer seperti satuan TNI maupun Polri. Akan tetapi, jiwa militer itu tertanam dalam diri masing-masing kader Ansor dan Banser untuk menjaga NU, NKRI, dan kiai serta ulama.

Hal itu dijelaskan Sukron Wahid Ketua PC Ansor Temanggung saat Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor dan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna pada hari Jum'at-Ahad, 2-4 Maret 2018 yang digelar  Gerakan Pemuda Ansor PAC Kecamatan  Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah.

PKD dan Diklatsar dilaksanakan di kompleks Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Dusun Termas, Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Temanggung. Jumlah peserta PKD 45 orang, Diklatsar 150 orang yang terdiri atas kader-kader muda Ansor di wilayah Kecamatan Kandangan dan sebagian dari kecamatan lain di Temanggung.

Sukron Wahid Ketua PC Ansor Temanggung mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk menyiapkan kader yang siap membela ulama, menjadi benteng ajaran Islam ahlussunnah waljamaah dan penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Dari tujuan-tujuan itu, maka inti gerakan pemuda Ansor adalah untuk membela agama dan menjaga negara," ujar dia.

Jika ada kelompok yang menyudutkan Banser atau Ansor, maka mereka harus ikut PKD dan Diklatsar agar tahu isinya apa. Hal itu menjadi spirit baru bahwa eksistensi Banser dan Ansor makin nyata dan jelas dalam menjaga keutuhan bangsa dan agama.

Dijelaskannya, untuk membekali kader agar militan dalam menjaga agama dan membela negara, maka dalam kegiatan PKD dan Diklatsar ini peserta dididik dengan beberapa materi keagamaan dan kebangsaan, serta dilatih untuk menguasai berbagai keterampilan, diantaranya administrasi organisasi, kepemimpinan, kesiapsiagaan, pengamanan, entrepreneurship, dan lain sebagainya.

"Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wahana pembentukan karakter pemuda yang disiplin, mandiri, terampil, tegas, dan berani. Maka selain diberi materi keagamaan dan kebangsaan, juga ada pembinaan mental, pendidikan baris berbaris, tata upacara bendera, olah fisik, dan susur medan," lanjut dia.

Rangkaian acara PKD dan Diklatsar akan diakhiri dengan pembaretan dan upacara penutupan pada hari Ahad 4 Maret 2018, sekitar pukul 16.00 di halaman MI Ma'arif Termas Kecamatan Kandangan, Temanggung. [dutaislam.com/ibda'/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini