Rabu, 07 Februari 2018

Peringati Harlah NU, GP Ansor Mega Timur Perkuat Kajian Ke-Aswaja-an


DutaIslam.Com - Guna memperkuat ke-aswaja-an, GP Ansor Desa Mega Timur, Kab. Kubu Raya mengadakan ngaji Aswaja dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-92 versi hitungan kalender Masehi di kediaman Ketua PR GP Ansor Desa Mega Timur, Abdul Hadi, Rabu (06/02/2018) malam.

Acara ngaji ke-aswajaa-an disampaikan oleh Ketua NU Kabupaten Kubu Raya, Ust. Abdussalam. Inti dari materi yang beliau sampaikan adalah tentang ke-NU-an, tradisi dan Amaliah NU, serta ke-Indonesiaan.

Abdul Hadi, Ketua PR GP Ansor Mega Timur mengutarakan bahwa acara yang dihadiri oleh sejumlah masyarakat dan tokoh agama ini merupakan inisiatif padu dari GP Ansor, remaja masjid dan tentunya tokoh NU. "Peringatan Harlah NU kali ini atas persetujuan dari pengurus dan masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada para ulama, serta membawa generasi muda NU, terutama Ansor dan Banser agar lebih memperkokoh kecintaan kita pada Ulama NU," terangnya.

Sementara itu, Abdul Hakim, Ketua PAC GP ANSOR Sungai Ambawang dalam sambutannya menjelaskan bahwa Peringatan Harlah NU dengan tema Merawat Tradisi NU dan Menjaga NKRI ini bertujuan untuk mengingatkan kita pada perjuangan ulama dalam merawat tradisi NU dan menjaga NKRI, serta agar elemen NU di Desa Mega Timur lebih istiqamah dalam melakukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

"Kegiatan ini sebenarnya bertujuan untuk mengingatkan kita pada perjuangan-perjuangan ulama dan kyai Nusantara dalam merawat tradisi yang sudah melekat di masyarakat yang dimotori oleh Wali Songo, serta menjaga NKRI yang akhir-akhir ini dirong-rong oleh banyak kelompok yang ingin meruntuhkan NKRI yang sudah tegak berdiri ini”, jelasnya.

“Nadhlatul Ulama merupakan rumah besar kita bersama, serta memberikan kemanfaatan kepada semua elemen kemanusiaan. Yang terpenting para pemuda NU, yang dalam hal ini dimotori oleh GP Ansor harus lebih proaktif terhadap kegiatan-kegiatan NU yang dikemas dalam kegiatan sosial, keagamaan dan pendidikan," tambah Abdul Hakim.

Dalam acara ini, tidak ketinggalan pula pembacaan Yasin dan Tahlilan yang dihadiahkan pahanya kepada para pendahulu-pendahulu NU, yang mana hal merupakan ciri khas amaliah Nahdliyyin. [dutaislam.con/fai's/gg].

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini