Rabu, 28 Februari 2018

Ketua STAINU Temanggung: Aktif di STAINU Akan Diakui Santrinya Mbah Hasyim Asy'ari


DutaIslam.Com - Pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah dan Syariah, dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Grip, UKM Racana, dilantik bersama oleh Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung Drs. H. Moh. Baehaqi, MM, di aula pertemuan lantai 3 STAINU Temanggung, Rabu (28/02/2018).

Ketua STAINU Temanggung saat menyampaikan sambutan, mengajak mahasiswa dan mahasiswi untuk aktif dan bisa membagi waktu antara kuliah dan di organisasi. Pihaknya juga mengajak untuk aktif di organisasi dan kuliah karena jika aktif di STAINU sama saja menghidupkan NU dan diakui santringa Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari pendiri NU.

Masuk di organisasi, kata dia, di masyarakat, di civitas akademika STAINU Temanggung ini adalah berkah dan nikmat dari Allah. "Insyallah kalau ikhlas berbakti di Sekolah Tinggi Nahdlatul Ulama Temanggung, kita akan diakui oleh santri Mbah Hasyim Asyari. Nek ikhlas. Nek nggak ikhlas ya sudah. Baik itu dosen atau mahasiswa," ujar kandidat doktor UII Yogyakarta tersebut.

Dijelaskannya, inti dari pengabdian di organisasi dan STAINU adalah ikhlas dan memahami khittah perjuangan NU. Hal itu diilustrasikannya dengan menyanyikan Mars STAINU dan Mars Syubbanul Wathan yang harus dinyanyikan dengan tegas. "Kalau mars jangan dinyanyikan himne. Harus tegas," ungkap dia.

Dia memotivasi para aktivis yang baru dilantik itu untuk semakin aktif dan bisa membagi waktu, kesempatan dan kuliah. "Pengurus harus bisa membagi waktu dan kesempatan. Jangan pacaran, pokoknya percaya saja sama Allah," beber dia.

Tahun ini, kata dia, STAINU menghadapi akreditasi. Maka kegiatan organisasi harus mendukung STAINU. "Saya berharap, semua yang saya lantik tadi bisa membawa perubahan. Bisa jadi nanti dilantik jadi anggota dewan baik di tingkat daerah atau pusat," lanjutnya.

Dengan aktivitas yang positif, pihaknya berharap agar para pengurus itu bisa menjadi ikon di masyarakat. "Jika Anda aktif di masyarakat, dari orang yang tidak tahu akan menjadi tahu tentang STAINU," papar dia.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar. Kegiatan di penghujung Februari 2018 ini mengusung tema "Mengukuhkan Komitmen Kepengurusan dalam Mengemban Amanah Organisasi" yang diikuti oleh semua mahasiswa-mahasiswi STAINU Temanggung. [dutaislam.com/hi/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini