Kamis, 22 Februari 2018

Gus Dur Pun Pernah Nyantri Riyadlus Sholihin Kepada Mbah Maimoen

Gus Dur saat bersama para kiai
Oleh Kang Wahyudi

DutaIslam.Com
- Tidak banyak yang tahu, bahwa sebelum Gus Dur kuliah di Mesir, Beliau mengaji kitab "Riyadlus Sholihin" kepada Mbah Maimoen Zubair sarang.

Kakek Mbah Maimoen dari jalur ibu, yaitu Mbah Ahmad bin Syuaib bin Abdur Rozzaq dulu juga mengaji kepada kakek Gus Dur, yaitu Mbah Hasyim Asy'ari.

Sama seperti dulu, Mbah Maimoen ngaji di pondok Lirboyo Mbah Abdul Karim, Mbah Mahrus dan Mbah Marzuqi (keduanya adalah menantu Mbah Abdul Karim).

Salah satu cucu dari Mbah Abdul Karim Lirboyo ngaji kepada Mbah Maimoen sarang, yaitu Mbah Imam Yahya bin Makhrus.

Bahkan putra Mbah Maimoen menjadi menantu Mbah Imam Yahya Lirboyo, yiatu Gus Abdul Rouf Maimoen.

Cucu Mbah Maimoen juga ada yang menjadi menantu Mbah Kafabih Mahrus, yaitu Gus Rojih bin Abdullah Ubab Maimoen.

Salah satu pengasuh pondok Sidogiri yaitu: KH. 'Abdul 'Alim bin 'Abdul Djalil bin Fādlil mengaji di Abahnya Mbah Maimoen, yang bernama Mbah Zubair.

Begitu pun sebagian Gus-Gus Sidogiri banyak yang mengaji di Mbah Maimoen. Salah satunya: KH. Muhammad Cholil Rahman bin 'Abdul 'Alim bin 'Abdul Djalil bin Fādlil dan KH. Cholil Nawawi Djalil putera KH. A. Nawawi Abdul Jalil (Pengasuh PP. SIDOGIRI saat ini). Bahkan di Sidogiri tiap tahun diadakan Haul Mbah Zubair.

Sama seperti Mbah Maimoen yang mengaji ke Sayyid Alawi al-Maliki Makkah. Putra-putra dan sebagian cucu Mbah Maimoen juga ngaji kepada putra dan cucu Sayyid Alawi, yaitu Sayyid Muhammad bin Alawi dan Sayyid Ahmad bin Muhammad bin Alawi al-Maliki.

Indah sekali hubungan keilmuan ulama-ulama kita. [dutaislam.com/ab]

Wahyudi, santri KH Maimoen Zubair, Sarang, Rembang.

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini