Selasa, 16 Januari 2018

Sufi Nyentrik di Muktamar Jatman, Nasehatnya Menghujam Hati

KH. Sofwan as-Sauri, sufi nyentrik, pengikut tarekat Naqsabandiyah dari Bengkulu.
DutaIslam.Com – Di sela-sela Muktamar JATMAN XII ada salah satu peserta dengan pakaian unik. Dia memakai gamis, berambut gondrong memutih, memakai udeng-udeng di kepala berwarna hijau dangan model yang nyentrik. Tasbih biji berukuran besar melingkar di lehernya. 

Tiba-tiba beliau duduk di sampingku. Lalu aku bertanya untuk menghilangkan penasaranku. Beliau menjawab pertanyaan-pertanyaanku dengan baik. Nama beliau KH. Sofwan as-Sauri, pengikut tarekat Naqsabandiyah dari Bengkulu.

Dengan suara lirih beliau menasehatiku menggunakan bahasa arab, kun nakhlatan walatakun dubaban, (artinya: jadilah kamu seperti lebah yang bisa meenghasilkan madu, jangan sampai kamu menjadi lalat yang tidak membawa manfaat).


Kalimat tersebut menghujam hatiku tanpa terasa deraian air mata mengalir. Aku merasa belum berbuat apa-apa yang bermanfaat untuk umat dan bangsa. Kemudian aku memohon doa kepada beliau supaya diberikan kekuatan lahir dan batin menjadi pribadi yang seperti lebah bisa menghasilkan madu yang bermanfaat untuk orang lain.

Lalu beliau berdoa dengan bahasa arab yang isinya mendoakan supaya kekuranganku disempurnakan oleh Allah. [dutaislam.com/pin]

Keterangan:
Ditulis Ali Abdillah Jakarta

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini