Minggu, 28 Januari 2018

Sosok Kiai Umar di Mata Santri Bikin Masyarakat Timbul Tanya: Mengapa Beliau Sampai Dianiaya?

Foto: Tribun Jabar
DutaIslam.Com - Ulama terkemuka dari Kecamatan Cicalengka, Bandung, KH Umar Basri dikenal sebagai sosok yang tak banyak bicara di luar. Kiai sepuh pengasuh Pondok Pesantren AL Hidayah tersebut juga jarang memberikan ceramah atau tausiyah di luar pondok pesantren.

Hal ini diungkapkan Iwan Ismail (35), salah satu santri Al Hidayah sekaligus saksi pelapor penganiayaan yang menimpa Kiai Umar Basri.  "Pak Kyai itu fokus mengurus pondok pesantren dan santri saja," ujar Iwan sebagaimana dilansir Tribun Jabar, Sabtu (27/01/2018)

Iwan menjelaskan, KH Umar Basri bukan tipe orang yang banyak berbicara pada orang lain. Beliau hanya mengisi pengajian bagi para santri atau mengajarkan mengaji. Kiai Basri juga tak banyak mengumbar nasihat pada orang lain.

Sebab itu Iwan juga tak habis pikir dan bertanya-tanya, mengapa beliau sampai dianiaya. "Kalau memang ada yang sakit hati dengan ucapannya, kenapa? Kyai itu tak punya musuh," ujar Iwan

Sebagaimana diberitakan, Kiai Basri dianiaya orang tak dikenal saat wiridan di mushalla usai shalat subuh, Sabtu (27/01/2018). Penganiayaan menyebabkan beliau tak berdaya bersimbah darah dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.

Aneh dan penuh misteri. Karena sejak beberapa hari terakhir sebelum tragedi penganiayaan, Kiai Umar hanya melakukan kegiatan rutin. Yakni seperti mengimami salat berjamaah dan mengajar mengaji.

"Pak Kyai pun dalam keadaan sehat, tidak sedang sakit," jelas Iwan.

Siapa sesungguhnya dalang di balik penganiayaan dan apa motifnya? Publik masih bertanya-tanya dan berharap pelalu segera ditangkap dan diadili. [dutaislam.com/pin]

Keterangan:
Data diolah dari Tribun Jabar

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini