Kamis, 25 Januari 2018

Ngedumel Setelah Tabayun, Sugi Nuduh Kaitkan "Rezim Ini" dan Ketum PBNU

Sugi Nur Raharja ketika tabayun dengan Ansor Surabaya, Selasa (23/01/2018). Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Setelah tabayun dengan Ansor dan Banser Surabaya di Jl Bubutan, Selasa (23/01/2018), bukannya selesai perkara, Sugi Nur Raharja malah ngedumel nuduh-nuduh mengaitkan "rezim ini" dan ketum PBNU.

"Saran saya ini, untuk ustad Felix, untuk ustad Abdul Somad, untuk ustad siapapun nanti, selama rezim ini belum ganti, selama ketua Nahdlatul Ulama belum ganti, kalau diajak tabayyun "sama Ansor dan Banser" di tempat mereka, di kantor mereka, demi Allah jangan mau, cari tempat yang netral," kata Sugi dalam video yang dibuatnya sehari setelah tabayyun (24/01/2018).

Sugi juga menuduh bahwa tabayyun dengan Ansor dan Bander Surabaya kemarin tidak netral. "Mau apapun dalihnya mau apapun alasannya, mau tidak ada persekusi, impossible, tidak mungkin," lanjut Sugi.

Dia menilai tabayun tersebut tidak ada hasilnya. "Bagaimana hasil tabayun itu? kayaknya tidak ada hasilnya, tidak ada hasilnya," kata Sugi.

Padahal sebagaimana telah diberitakan, setelah tabayun waktu itu dia sudah bilang meminta maaf dan siap berubah. (Baca: Tabayun, Dibacakan Walyatalaththof, Gus Nur Minta Maaf dan Siap Berubah) Tapi kok masih ngedumel dengan kebiasaannya buat video gitu yah? [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini