Senin, 15 Januari 2018

Komisi Matan di Muktamar Jatman Siap Tunggu Dawuh


DutaIslam.Com - Panitia Muktamar XII Jamiyah Ahluth Thariqah al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) dari lajnah mustqillahnya, yakni Mahasiswa Ahluth Thariqah Al-Mu'barah An-Nahdliyah (Matan) melangsungkan rapat internal persipaan sidang pleno komisi pada Senin petang (15/01/2018), di Nirwana Hotel, Pekalongan, Jawa Tengah.

Menurut Ketua Umum Matan, Dr. Hamdani, organisasi kepemudaan yang dibentuk oleh Habib Luthfi bin Yahya tersebut tidak menggunakan sistem pemilihan voting atau aklamasi, sebagaimana organisasi kepemudaan lain.

"Siapa yang akan menggantikan saya sebagai Ketum Matan nantinya, diserahkan kepada Rais Aam Jatman, Abah Luthfi," ungkap Hamdani, "rapat kami dalam rangka memantapkan koordinasi menerima dawuh apapun dari Rais Aam, Selas besok (16 Januari 2018)," tambahnya.

Karena itulah, lanjut Hamdani, Matan bisa disebut sebagai organisasi yang menggunakan sistem pemilihan Sendiko Dawuh (SD). "Matan insyaallah selamat dari kepentingan politik," imbuh Hamdani didampingi Dr. Yasir Alimi, yang menjadi penanggungjawab acara sidang komisi di Matan.

Hamdani juga menerangkan kalau laporan pertanggungjawaban di Matan juga berbeda. "LPJ Matan tidak ada kritik atau suara tidak setuju. Laporan kepemimpinan Matan sifatnya hanya evaluasi sembari menunggu dawuh abah," paparnya kepada Dutaislam.com

"LPJ nanti kita tidak akan membuka ruang kritik frontal yang secara langsung menyebutkan kesalahan-kesalahan, tapi kita menggunakan evaluasi bersama, menggapi tantangan ke depan, dan menyiapkan sumber daya," tambah Yasir Alimi mengamini hasil rapat koordinasi sidang komisi Matan. [dutaislam.com/gg].

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini