Kamis, 04 Januari 2018

Habib Lutfhi Dihina Mirip Nenek-Nenek, Pemuda Kalimantan Ini Layak Diberi Pelajaran

Foto screenshoot: Dutaislam.com
DutaIslam.Com – Dzurriyah Rasulullah Maulana Habib Lutfi bin Yahya yang alim dan santun dalam berbagai kesempatan pun mendapat hinaan dan bulliyan. Dari siapa lagi kalau bukan dari pemuda kurangajar dan tak tahu sopan santun. Dia pemiliki akun Bams.

Bams diketahui berasal dari Sragen Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan dari profilnya, dia tinggal di Tarakan, Kalimantan Timur.

Bams telah menghina Habib Lutfi yang diserupakan dengan nenek-nenek dalam sebuah foto yang diposting di grup Facebook Diskusi Terbuka Wahabi Vs Tabligh, Kamis (03/01/2018). Dalam foto tersebut Habib Lutfi yang mengenakan penutup kepala disandingkan dengan nenek-nenek kemudian diberi tulisan tak pantas dan ngejek.

Ini gambar penghinaan tersebut:



Tak hanya Habib Lutfi, Bams juga mengejek kiai-kiai NU yang berdakwah dengan mengenakan surban di kepala.

"Kenapa ya para da'i-da'i NU mayoritas tasyabuh kepada nenek-nenek? Padahal Allah dan Rasul-Nya melaknat laki2-laki yang menyerupai wanita dan sebaliknya," tulisnya kurangjar. Dia tak bisa membedakan tasyabbuh sebagaimana dimaksud oleh Rasulullah. Akhirnya ngawur dan sembrono.

Bams lantas menyerupakan pendakwah-pendakwah NU dengan nenek-nenek sebagaimana diucapkan pada Habib Lutfi. Dia juga membodoh-bodohkan dan menyesat-nyesatkan. Tapi kebodohannya terlihat ketika dalam postingan tersebut justru menganggap bahwa berjenggot adalah perkara wajib. Dengan pedenya dia bilang bahwa ulama NU buta dalil bahwa jenggot adalah wajib. Gagal paham deh!

"Coba aja perhatikan muka2 dai-dai NU, sangat mirip mukanya dengan nenek-nenek, gak ada jenggot, gak ada kumis, gak ada cambang. Masak di namakan ulama jika buta dalil wajibnya jenggot? Heran jaman sudah edan. Orang bodoh diangkat jadi ulama lalu dimintai fatwa. Sesat deh umat Islam jadinya," tulisanya.

Pemuda seperti Bams ini tidak hanya telah menghina habib dan NU, dia telah mempermalukan diri sendiri dan umat manusia. Dia pun layak diberi pelajaran agar jera dan tidak ngawur sembrono [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini