Senin, 29 Januari 2018

Dendam Kesumat Felix Makin Menjadi-Jadi, Pemerintah Dianggap Gunakan Cara Setan

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Ustad Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Almarhum Felix Siauw makin menjadi-menjadi menghujat pemerintah. Melaui tulisannya berjudul belah bambu Felix menganggap pemerintah memecah belah Umat Islam Indonesia.

Felix menyebut pemerintah melakukan cara-cara penjajah. Dia pun menyamakannya dengan cara-cara setan.

"Inilah fitnah zaman now, dulu di masa Rasulullah dan Khulafaurrasyidin, mereka menyatukan ummat dengan Islam. Zaman now, penguasa bukan merekatkan diantara ummat, yapi justru jadi asbab pecah belah, cara penjajah, cara syaitan," tulis Felix diakhir postingannya yang diunggah Senin (29/01/2018).


Felix tak sadar kalau selama Dia sendiri dan HTI yang berusaha memecah belah umat dan NKRI dengan ide khilafahnya. Karena ketidaksadaran itu, Felix selalu merasa benar. Sedangkan pemerintah dan orang-orang yang tak sepaham dengannya dianggap salah.

"Dendam kesumat saudara felix kepada rezim Jokowi semakin hari semakin menjadi-jadi, tetap tidak mau terima dengan kebijakan pemerintah yang mmbubarkan ormas yang berpotensi makar itu," kritik Mahasiswa Pasca Sarja UIN Maulana Malik Ibrahim Anwar Fuadi di kolom komentar postingan Felix yang profokatof tersebut.

Mahasiswa asal Madura meminta kepada Felix agar segera sadar dan membuang kebencian dan dendam yang kini bercokol di hatinya. Karena kebencian tidak akan membawa kebaikan. Sebaliknya kebencian hanya membawa permusuhan dan kehancuran.

"Sudah cukup menjadi contoh ngara-negara Timur tengah saat ini yang terlibat konflik dan perang saudara sebabnya tak lain karena kebencian dan adu domba sebagamana yang sering diposting saudara felix. Ingat saudara felix,  Islam sangat mencela sifat dendam dan benci," tulis Anwar.


Anwar kemudian mengutip hadis nabi bahwa paling dibenci orang ialah orang yang menaruh dendam. "Orang yang paling dibenci Allah ialah orang yang menaruh dendam kesumat (bertengkar)," katanya.

Selain Anwar, Fay Rahman Syah membantah tuduhan pemerintah memecah belah umat. Sebaliknya, menurut Fay, Felixlah yang memecah belah.

"Bukankah anda sendiri yg mau memecah belah umat muslim menggunakan khilafah? Bukankah tindakan anda justru akan membuat Bangsa dan Negara ini akan hancur, musnah dan tinggal sejarah?," tulis Fay mempertanyakan.

Demikian yang diinginkan Fay bukan meminta Felix untuk menjadi NU atau Muhamadiyah setelah menjadi HTI. Fuad hanya ingin dan meminta Felix mencintai Indonesia seperti halnya mencintai diri Felix sendiri.


"Kami, tidak meminta anda untuk pindah ke NU atau Muhammadiyah serta organisasi lain yg menerima Pancasila sebagai Ideologi negara. Kami hanya meminta anda untuk mencintai negara dan Bangsa ini seperti halnya anda mencintai agama anda," katanya. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini