Selasa, 09 Januari 2018

Apa Benar? Klarifikasi Somad: 10 tahun di Madinah Setelah Nabi Berkuasa Baru Terwujud Rahmatan lil 'Alamin?


DutaIslam.Com - Kalau kita mengamati video testimoni Abdul Somad dalam acara HTI yang sedang viral itu sejak mulai dia mengucapkan salam pembuka sampai salam penutup (agar tidak dikira motong), kita tidak akan menemukan pernyataannya kalau rahmatan lil 'alamin baru terwujud 10 tahun di Madinah setelah Nabi memiliki kekuasaan.

Meski demikian, apabila klarifikasi Abdul Somad yang menyatakan 10 tahun di Madinah setelah Nabi memiliki kekuasaan barulah terwujud rahmatan lil'alamin, ini sebagai maksud Abdul Somad dalam menjelaskan video itu, apakah benar pernyataan ini?

Menanggapi pernyataan tersebut, ustadz Ma'ruf Khozin anggota Aswaja NU Center PWNU Jatim, mengatakan bahwa rahmatan lil 'alamin sudah ada sejak masa Nabi hingga beberapa abad (sistem pemerintahan) berikutnya.

Hal ini berdasarkan hadits:

ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ -: " «ﺃﻭﻝ ﻫﺬا اﻷﻣﺮ ﻧﺒﻮﺓ ﻭﺭﺣﻤﺔ، ﺛﻢ ﻳﻜﻮﻥ ﺧﻼﻓﺔ ﻭﺭﺣﻤﺔ، ﺛﻢ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻠﻜﺎ ﻭﺭﺣﻤﺔ، ﺛﻢ ﻳﻜﻮﻥ ﺇﻣﺎﺭﺓ ﻭﺭﺣﻤﺔ، ﺛﻢ ﻳﺘﻜﺎﺩﻣﻮﻥ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺗﻜﺎﺩﻡ اﻟﺤﻤﻴﺮ، ﻓﻌﻠﻴﻜﻢ ﺑﺎﻟﺠﻬﺎﺩ، ﻭﺇﻥ ﺃﻓﻀﻞ ﺟﻬﺎﺩﻛﻢ اﻟﺮﺑﺎﻁ، ﻭﺇﻥ ﺃﻓﻀﻞ ﺭﺑﺎﻃﻜﻢ ﻋﺴﻘﻼﻥ» ".
ﺭﻭاﻩ اﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ ﺛﻘﺎﺕ.

Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Awal mula dari Islam ini adalah kenabian dan Rahmat, kemudian khilafah dan Rahmat, lalu kerajaan dan Rahmat, disusul kepemimpinan dan Rahmat. Setelah itu mereka akan saling menggigit seperti keledai saling menggigit. Maka tetaplah kalian berjihad. Sungguh sebaik-baiknya Jihad kalian adalah siaga di perbatasan negeri. Dan siaga di perbatasan yang paling utama adalah negeri Asqalan" (HR Thabrani. Al-Hafidz al-Haitsami berkata: Para perawinya terpercaya). [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini