Selasa, 05 Desember 2017

Terungkap! Motif Reuni 212 Ternyata Ingin Menegakkan NKRI Bersyariah


Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Motif utama dibalik Reuni 212 Sabtu (02/12/2017) yang diklaim sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad ternyata tidak benar. Dugaan banyak pihak selama ini ternyata benar, Reuni Sableng 212 itu bertujuan politik. Mereka ingin mengobok-obok Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang selama ini mapan yakni memaksakan NKRI Bersyariah.

Motif politik ini terungkap ketika Penasehat Presidium Eggy Sujana hadir dalam diskusi Indonesia Lawyer Club (ILC) TVOne bertema “Reuni 212 Perlukah?”, Selasa (05/12/2017) malam. Eggy dengan tegas menyampaikan bahwa Reuni 212 merupakan ruang peradaban politik bagi Indonesia. NKRI Bersyariah dalah motif utama Reuni 212.

”Amanah dari Habib Riziq, Dia ingin NKRI Bersyariah. Ini juga Amanah dari presidum,” ujar Eggy Sujana

Eggy juga mengatakan, sebelum Rauni 212 digelar, telah diadakan Konres agar maksud yang diharapakan (Yakni NKRI Bersyariah) bisa terwujud. ”Minimal umat yang mana, yang telah berkumpul setuju. Bagi yang nggak setuju ya sudah,” katanya.

Meskipun demikian, kata Eggy, gerakan tersebut tidak akan prnah setuju dijadikan partai politik mengingat banyaknya partai yang terlibat dan hadir. 

”Ini adalah ruang kelas besar untuk peradaban politik. Ini bukan aspirasi tapi kosekuensi logis,” katanya.

Duuh, benarkan mereka ingin mengobok-ngobok NKRI? [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini