Selasa, 19 Desember 2017

Kisruh Karena Bachtiar Nasir, Ini Kronologi Lengkap Felix Diboikot di Aksi Bela Palestina

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com – Aksi Bela Palestina (ABP) yang dimotori Majlis Ulama Indonesia (MUI) tak berjalan sesuai harapan. Hal ini disinyalir adanya pihak-pihak tertentu yang tidak mengindahkan kesepakatan.

Muncullah isu-isu tak sedap di media sosial yang sengaja digoreng oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Salah satu tuduhan ngawur kepada Pengurus PBNU Kiai Marsyudi Syuhud setelah mencegah Felix Siauw mau ikut-ikutan orasi di ABP.

Berikut ini kronologi lengkap kabar boikot Felix Siauw di ABP yang diterima Redaksi Dutaislam.com. Kronologi ditulis Yoda dan dibenarkan oleh KH. Cholil Navis yang berada di lokasi saat kerjadian berlangsung. Kronologi ini dibuat untuk menepis fitnah-fitnah yang berkembang di lapangan.

1.  Sebelum diadakan ABP dilakukan Rapat Internal di MUI Pusat dengan kesepakatan tidak ada topik aksi selain materi Palestine. Semua acara diatur dalam naskah susunan acara yg disepakati seluruh Ormas Islam dan disyahkan oleh Romo Yai Ma'ruf Amin.

2. MC termasuk yang berhak pegang Mic. Sound di panggung adalah KH. Cholil Nafis dan ust. Zaitun. Jikalau ada situasi panggung di luar kendali maka Romo Yai Ma'ruf Amin menugaskan KH Cholil Nafis (Ketua Komis Dakwah MUI Pusat).

3.  Acara dimulai pukul 6.00 pagi dan para ulama dan kiai sepuh sudah berdatangan sejak awal acara. Selanjutnya acara dimulai diawali dengan bacaan Al Quran kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya.

4. Pembukaan pidato oleh Romo Yai Ma'ruf Amin dan orasi pertama diawali oleh bpk Zulkifli, Ketua MPR dan dilanjutkan oleh para kiai.

5. Sekitar jelang jam 9.00 datanglah Felix Siauw dengan dikawal oleh gabungan beberapa laskar. Saat itu mendapat respon kurang baik dari jamaah mengingat para ulama sepuh datang pagi dan felix baru datang.

6. Acara berjalan normal, namun pada saat mic dipegang ust. Bachtiar terdengar topik yang sudah melenceng dari susunan acara.

7. Provokasi UBN mengenai bubarkan MK yang mendapat respon marahnya Romo Yai Ma'ruf dan pimpinan MUI

8. Saat sesi menurunkan Baliho Indonesia United for Palestine, terkesan UBN ingin tampil one man show, tanpa memperhatikan adab beberapa kiai sepuh dibelakangi oleh baliho tersebut.

9. Aksi UBN yang memberikan kesempatan Felix untuk orasi bahkan sudah sangat kelewatan dan tidak kesepakatan dan  rapat MUI.

9. Perlakuan ini tidak disukai oleh Pimpinan MUI dan membaca aksi ABP sudah diluar koridor kesepakatan rapat internal MUI beserta Ormas Islam, bahkan dianggap telah ditunggangi.

10. Sangat tampak kekisruhan dipanggung dan secara sigap Romo Yai Ma'ruf meminta Kiai Marsudi untuk segera meminta acara ditutup dengan doa, tetapi UBN mengulur acara tersebut

11. Melihat kondisi ini Romo Yai Ma'ruf meminta Kiai Cholil Nafis untuk menegur dan mengambil mic yang dipegang oleh UBN. Terlihat UBN langsung sadar akan kekeliruannya dan langsung memberikan info ke jamaah bahwa acara ini dibawah kendali MUI

12. Acara berikutnya langsung pada sesi Ikrar Pemuda Muslim yang dibacakan oleh Komandan KOKAM dan diakhiri doa oleh Kyai Natsir Zein

Informasi ini semoga bisa mengingatkan mengenai pentingnya:

1.  Menghormati inisiasi MUI yang membuat Aksi Bela Palestina.

2. Menjaga adab kepada Ulama terlebih kepada Ulama Sepuh.

3. Tidak sembrono, tidak ingkar dan menghargai acara aksi ini adalah acara MUI dan tidak boleh seenaknya mengatur acara diluar kesepakatan dengan hidden agenda.

Demikian disampaikan dan semoga kita tidak sembarangan menuduh bahkan memfitnah para ulama [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini