Rabu, 20 Desember 2017

Dinilai Disusupi Paham Radikal, Alumni ITS Tolak Seminar Kampus


DutaIslam.Com - Acara Seminar yang bertema "Spirit Kebangkitan Umat" yang dilaksanakan Rabu (20/12/2017) di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mendapatkan penolakan dari alumni karena dinilai disusupi paham radikal.

Berdasarkan sumber dutaislam.com berinisial SM, hal itu terjadi karena dalam rundown acara yang tersebar terdapat agenda 212 dalam materi dan diundangnya tokoh yang selama ini dinilai menyuarakan khilafah.

"Di dalam acara tersebut di masukan agenda 212 di kampus ITS langsung di bawah naungan Pak Rektor," kata SM, Rabu (20/12/2017) pagi.

Ini rundown acara yang dikirimkan SM kepada redaksi:


Selain itu berdasarkan pamflet yang tersebar sebelumnya terdapat tokoh HTI yang diundang. Namun, sebelum pelaksanaan acara, pamflet tersebut telah dirubah oleh panitia.

Ini pamfletnya sebelumnya:


Ini pamflet yang sudah dirubah:


Oleh sebab itu, terdapat banyak penolakan berupa spanduk yang dipasang di sekitar kampus. "Banyak yang melakukan penolakan. sepanduk-sepanduk di berbagai sudut ITS di pasang," terang SM.



SM menjelaskan bahwa sepanduk-sepanduk tersebut dipasang tadi malam sebelum acara. Menurut para alumni, kata SM, alumni tidak menginginkan kampusnya disusupi paham radikal.

"Jangan sampai disusupi paham radikal," lanjutnya

Hingga jadwal yang telah diagendakan, seminar tersebut tetap berjalan. Namun, karena mendapat penolakan tersebut, berdasarkan pantauan SM, acara seminar tersebut tidak membahas 212 dan khilafah.

"Mungkin sebab itu, jadi pembicaraannnya tidak di arahkan kesana (212 dan khilafah)," jelas SM. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini