Selasa, 28 November 2017

Jawaban Habib Umar Ketika Dituduh Syirik karena Membiarkan Tangannya Diciumi Muridnya

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Seorang lelaki sedang berjalan tiba-tiba terjumpa dengan Guru Mulia Al Musnid Al Arif Billa Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz Bin Syech Abu bakar bin Salim. Lelaki itu bertanya kepada Habib:

"Mengapa kamu membenarkan anak muridmu menundukkan badan lalu mencium tanganmu. Kamu tidak sadar telah melakukan perbuatan syirik kepada Allah dan sepatutnya yang kita sembah hanya Allah SWT bukan mahkluk. Kamu ini mengajarkan anak muridmu perbuatan yang syirik?"

Mendengar ucapan itu, Guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz membalas dengan senyuman. Habib Umar kemudian mengambil pen yang berada di kantung baju lelaki tersebut lalu menjatuhkan nya ke lantai.

Orang itu pun menunduk ingin mengambil pennya, namun Habib Umar menahannnya dan berkata:

"Apa yang akan engkau lakukan jangan menunduk kebawah?"
Orang itu menjawab: "Tidak, aku hanya ingin mengambil pulpen ku saja."

"Engkau tidak boleh menunduk ke bawah menyembah pen, yang kita sembah hanyalah Allah SWT," jawab Habib Umar 

Orang itu berkata lagi: "Tidak, aku bukan menyembah pen aku hanya berniat mengambil pen aku sahaja bukan untuk menyembah."

Habib Umar tersenyum dan berkata:
"Begitu pula anak-anak muridku. Mereka hanya bersalaman dengan menundukkan badan bukan karena ingin menyembahku namun mereka cuma ingin menghormatiku sebagai guru mereka meskipun aku tidak menginginkan/ meminta mereka seperti itu."

Jawaban singkat itu membuat lelaki itu puas dan mengerti makna yang sebenarnya. Sungguh indah jawaban untuk seseorang yang agak kurang mengerti makna menghormati. [dutaislam.com/ed/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

1 komentar:

Banyak pertanyaan2 dari org-org yang semacam ini. Tolong dijawab saja pertanyaan2 itu dengan pas, seperti cara habib menjawab, dengan tetap bersabar, tersenyum, dan beri jawaban yg tepat sasaran. Tapi sptnya sulit bisa meniru cara menjawab habib ini, krn utk melakukannya membutuhkan ilmu yg mumpuni disertai dengan akhlak yg sudah terlatih juga. Saya yakin, jika pertanyaan2 itu bisa dijawab dgn cara spt ini bakal banyak org tercerahkan, asalkan org tsb betul-betul ingin mencari kebenaran.

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini