Kamis, 09 November 2017

Buat yang Ngadu Ansor dengan Kokam, Kalian Salah. Nalar Sehat Masih Kami Rawat!

Ketum Kokam Dahnil Anzar Simanjuntak, Menpora Imam Nahrawi, dan Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa).
DutaIslam.Com - Akhir-akhir ini upaya pembenturan antara organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama yaitu Gerakan Pemuda (GP) Ansor dengan oraganisasi kepemudaan Muhammadiyah yaitu Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) terus dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab.

Menanggapi hal tersebut, Dahnil Anzar Simanjuntak Ketua Umum Kokam, melalui akun twitternya @Dahnilanzar mengatakan, tidak perlu mengadu domba Kokam dengan Banser (Ansor). "Kami memang punya cara yang berbeda-beda, tdk akan pernah memaksa untuk sama. Ukhuwah tetap kita jaga," katanya Rabu, (08/11/2017).

Ia menyarankan kepada siapapun yang mengadu Kokam dan Banser, Kokam dengan Umat Islam lainnya, atau dengan umat beragama lain, dirinya tidak akan terpancing.

"Kalian salah, nalar sehat masih kami rawat," jelas Dahnil Anzar.

Pihaknya juga meminta kepada orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengadu domba, supaya berhenti.

"Berbeda itu tanda kami berpikir, dan Indonesia itu adalah simbol perbedaan yang disatukan oleh nalar sehat. Islam dan agama lainnya adalah nilai yg menyatukan keIndonesiaan itu, jadi berhentilah mengadu domba," lanjutnya.

Di saat yang hampir bersamaan, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab dipanggil Gus Yaqut, juga membuat status yang menunjukkan kebersamaan antara Ansor dan Kokam.

"Jika tanpa aral, Banser dan Kokam berencana bikin Kemah Pemuda Muslim pertengahan bulan depan. Bisa di Borobudur atau Prambanan. Karena dalam memandang Indonesia, #KitaIniSama," kata Gus Yaqut, melalui akun twitternya @GusYaqut.

Gus Yaqut juga sempat meretweet status Dahnil Anzar yang menyatakan tidak perlu mengadu domba Kokam dan Banser itu. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini