Jumat, 27 Oktober 2017

Tanda-Tanda Kematian Akan Segera Datang

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com – Kematian menjadi hal yang niscaya bagi makhluk yang bernyawa. Makkluk, utamanya manusia, memiliki permulaan tentu saja kehidupannya juga akan berakhir. Akhir dari kehidupan itulah kematian.

Alla swt berfirman bahwa jika datang ajal maka tak lagi bisa ditunda atau dipercepat. Kematian adalah sesuatu yang pasti yang akan tiba pada semua manusia. 

Tak ada yang tahu kematian akan tiba menimpa setiap manusia. Tetapi Allah telah memberi tanda kematian. Dimulai dari sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari dan bahkan 1 hari menjelang kematian itu

Dijelaskan, 100 hari sebelum menjelang ajal: selepas waktu Ashar (di waktu Ashar karena pergantian dari terang ke gelap), kita akan merasakan dari ujung rambut sampai kaki menggigil, ada getaran yang sangat kuat yang lain dari biasanya.

Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati. Namun yang tidak menyadari tiada pengaruh apa-apa.

Tanda 40 hari menjelang kematian: selepas Ashar, jantung berdenyut- denyut. Itu menandakan bahwa daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur. Malaikat maut akan mengambil daun itu dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

Waktu terus semakin dekat hingga 7 hari menjelang ajal menusia akan diuji dengan sakit. Dia mulai tidak selera mengkonsumsi makanan. Dengan sakit ini juga tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu yang tidak biasanya.

Tujuh hari berlalu, tinggal 3 hari ajal hendak menjemput. Saat itu akan terasa denyutan di tengah dahi. Jika tanda ini dirasakan, maka mestinya berpuasalah kita.  Agar perut tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita setelah mati.

Kemudian 1 hari sebelum kematian: di waktu Ashar, kita akan merasakan satu denyutan di ubun-ubun. Ini menandakan bahwa kita tidak akan sempat lagi menemui Ashar besok hari.

Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di bagian pusar. Kemudian ke pinggang lalu ketenggorokan. Dalam kondisi ini hendaklah kita mengucapkan 2 kalimat syahadat.

Dikatakan, bahwa Imam Al-Ghazali mengetahui kematiannya. Beliau menyiapkan sendiri keperluannya. Beliau sudah mandi dan wudhu, mengkafani dirinya kecuali bagian wajah yang belum ditutup. Beliau kemudian memanggil saudaranya Imam Ahmad untuk menutup wajahnya.

Ketahuilah, malaikat maut akan menampakkan diri pada orang-orang yang terpilih. Semoga kita menjadi hamba yang terpilih dan siap menerima kematian kapanpun dan di manapun kita berada. Dan semoga akhir hidup kita semua Husnul Khatimah. [dutaislam.com/ed/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini