Senin, 30 Oktober 2017

Takut Dikandangkan, Dion Penghina Kiai Said Minta Ampun

Foto Dion Payudan pengihan Kiai Said Aqil Siraj
DutaIslam.Com - Dion Payudan penghina Kiai Said Aqil Siraj dicecar sejumlah pihak di media sosial Grup Facebook Sumenep Baru. Dia tanpak kritis tapi terlihat juga tak tahu tempat. Omongannya dinilai sejumlah pihak ngelantur hingga berujung pada penghinaan dan dugaan ujaran kebencian.

Kiai Said dia sebut kiai sesat dan sinting. Kritis atau pekok? Baca: Naudzubillah, Perempuan Sumenep Ini Ingin Menyumpal T4i ke Mulut Kiai Said

Sontak, pernyataan itu dikritik sejumlah pihak yang tidak terima kiai dihujat dan dilecehkan. Ujung-ujungnya lelaki yang diketahui alumni MA Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura itu meminta maaf. Permintaan maaf dilakukan setelah akun bernama Damang Nur mengancam memolisikan lelaki sok tersebut.

"Sekali lagi kamu Dion Payudan menghujat Kyai dan Tokoh NU, kamu akan saya laporkan ke polri !!! Faham?" tulis Demang Nur setelah melalui perdebatan sengit dan cecaran terhadap Dion.

Komentar tersebut banyak didukung akun lain. “Lanjutkan!!!,” kata akun bernama Mohamad Nawir.

”Komentarnya Dion sudah saya scaner. Bro,” jawab Demang.

”Sangat perlu, lanjutkan langsung K. Demang Nur,” akun bernama Hadariadi menimpali.

”Mantap kang Demang Nur kalau mau ke pusat saya akan dampingi sampeyan saya tunggu di Jakarta,” tulis akun bernama Noer Hasan Gpr.

Berikut screenshot percakapan tersebut:


Akun Hadariadi kemudian menjelaskan mengenai vidio Said Aqil yang dipotong dan ditafsir serampangan oleh kaum sumbu pendek itu. Dia mengatakan, bahwa video tersebut sengaja disebar untuk menjelekkan NU.

“Sudah dibilang Video itu editan, dipenggal-penggal dan sengaja diekpus untuk dijadikan dasar menjelekkan NU dan Kiyai Said, kenapa masih dipercaya sama Dion Payudan mungkin karena Dion Ilmunya lebih tinggi dari Kiyai Said, atau memang Dion yang biasa kerjaannya adu domba menyebar kebencian lewat media,” katanya.

Akun Gus Apeik Apeik terus mengecam Dion. ”Kita buat LP saja besok pagi,,biar clear, gmb pak Hadariad Chadar. Kita bareng" melapor,” katanya.

Berikut bukti screeshotnya:


Mungkin merasa terdesak dan tak bisa berbuat apa-apa setelah dihantam sana sini, Dion akhirnya minta maaf.

“Mhn maaf, sama sekali tdk bermksud menghujat hanya saja sekedar mengkritisi agar komentar kontroversial pemimpin umat yg dapat mengundang kegaduhan dan kekacauan bangsa gak terulang kembali,” tulisnya.

Akun bernama Imron Aris memberi nasihat hingga Dion tak banyak ngelantur lagi. “Makanya bro..jangan mudah menvonis orang lain salah...Kalo mau mengerti apa yang dimaksud dalam video itu anda bisa belajar majaz juziyyah...ada kok di ilmu balaghah...kalo di sastra Indonesia namanya majas sinekdoke pars pro toto...” katanya.

Tanpa nyoteh sok pinter lagi, Dion mengulangi permintaan maafnya dengan tulisan agak panjang di komentar tersebut.

Berikut bukti screenhotnya:


“Permohonan maaf saya pada yang mulia Ketum PBBN (KH. Said Aqil Siraj) atas segala dosa dan sikap saya kepada beliau, olehkarena saya telag terprovokasi oleh invo tautan video tersebut di atas itu,” tulisnya.

Duh, Dion.. Dion.. makanya baca cerdaslah bermedia dan jangan mudah terprovokasi. Istighfar ya, nak?  [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini