Senin, 09 Oktober 2017

Rasulullah Baru Poligami di Usia 51 Tahun

Ilustrasi poligami (Gambar: Istimewa)
Oleh Dafid Fuadi

DutaIslam.Com - Dalam kitab-kitab sirah disebutkan, Rasulullah mengakhiri masa lajangnya di usia 25 tahun dengan menikahi seorang perempuan mulia bernama Khadijah binti Khuwalid yang saat itu merupakan seorang janda empat anak dari perkawinan sebelumnya dan telah berusia 40 tahun. Ini adalah pernikahan yang ditunjuk Allah karena Khadijah merupakan wanita mulia dan yang pertama memeluk Islam. Dari Rasulullah SAW, Khadijah mendapat 6 orang anak lagi.

Rasulullah selama 25 tahun berumah tangga bersama Khadijah secara monogami. Tidak ada satu pun petunjuk bahwa selama bersama Khadijah,  hingga Khadijah wafat.

Ketika Khadijah wafat di kala Rasulullah berusia 50 tahun, beberapa waktu dilalui Rasulullah dengan menduda. Saat itu Rasulullah tidak ada keinginan menikah lagi kecuali dengan wanita yang seperti Khadijah. 

Barulah di saat usia beliau menginjak 51 atau dalam riwayat lain 52 tahun, Rasulullah menikah lagi dengan Saudah bin Zam'ah demi kepentingan dakwah.

Saudah binti Zam’ah itu wanita kulit hitam dari Sudan, janda dari sahabat Nabi As-Sukran bin Amral Al-Anshari yang wafat menjadi perisai Nabi di medan perang. Memiliki 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama. 

Usia Saudah ketika dinikah Rasulullah adalah 70 tahun.
Usia Rasulullah saw saat menikahinya adalah 52 tahun.

Setelah itu Rasulullah menikah dengan beberapa wanita tujuannya untuk kepentingan dakwah dan melindungi serta menolong orang.

Seandainya Rasulullah ingin poligami (untuk tujuan bersenang-senang dengan menikahi wanita-wanita muda nan cantik) tentunya mudah bagi beliau dan sudah beliau lakukan sejak beliau masih muda. Tapi Rasulullah tidak mau melakukannya. [dutaislam.com/gg]

Dafid Fuadi, Direktur Aswaja NU Center Kabupaten Kediri

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

1 komentar:

Poligami ala Rasulullah berat banget mengikutinya, jarang yg bisa. Memang sih, poligami yg dipertontonkan saat ini mungkin tdk spt yg dipraktekkan oleh Rasulullah SAW, kebanyakan masih jauh malah. Tapi menurut sy, itu masih lebih baik dibandingkan seks bebas bukan? Spt yang banyak dipraktekkan para penggemar internet saat ini. Para pengamal poligami, asal poligaminya bertanggung jawab, sebenarnya lebih gentle, krn dia telah berani berterus terang dan berani bertanggungjawab. Tidak spt banyak lelaki saat ini, terlihat setia pada satu pasangan, tapi kelebihan nafsunya disalurkan pada hal-hal yg haram. Atau yg lebih jelek, berselingkuh, bercerai, lalu menelantarkan anak demi mendapatkan wanita idaman. Mudah-mudahan Allah SWT melindungi kita semua dari hal-hal yang diharamkan-Nya.

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini