Minggu, 10 September 2017

Santri Tahfidz Dipulangkan, Warga Karimunjawa Disebut Lindungi Kemaksiatan


DutaIslam.Com - Dipulangkannya santri tahfidz Ittihadul Ma’ahid Muhammadiyah (ITMAM) PP Muhammadiyah oleh warga Karimunjawa, menuai pemberitaan ngawur oleh situs sangpencerah.id dan kroni-kroninya.

Aktifitas itu disebut oleh mereka melindungi kemaksiatan. Dengan membanding-bandingkan kegiatan mulia menghafal al-Qur'an, seolah-olah apa yang disampaikannya benar-benar meyakinkan. Padahal PCM Karimunjawa juga mendukung penarikan santri dari ITMAM PP Muhammadiyah tersebut.

Provokasi ala pasukan FPI
“Berlipat-lipat maksiat ada di sana, tak satupun yang perizinannya dipermasalahkan. Mereka buta terhadap kebatilan, tapi sok taat hukum untuk membubarkan kegiatan menghafal Al Qur’an dan mengusir para penghafal Al Qur’an. Ini memang fakta. Tidak dibuat-buat," kata Satria sebagaimana dikutip sangpencerah.id (08/09/2017) pada tulisan yang berjudul "Kelompok Intoleran Berhasil Bubarkan Tahfidzul Quran Muhammadiyah di Karimunjawa". Fakta yang mana ya? Kok melebar kemana-mana?

Ini link sangpencerah.id: http://sangpencerah.id/2017/09/kelompok-intoleran-berhasil-bubarkan-tahfidzul-quran-muhammadiyah-di-karimunjawa/

PCM Karimunjawa juga menginginkan agar pesantren dapat dimanfaatkan oleh warga Karimunjawa. Tidak ujug-ujug didrop dari luar daerah yang tidak diketahui oleh pihak PCM Karimunjawa sendiri.

Baca: Tidak Ada Pembubaran Dauroh Tahfidz Karimunjawa, Apalagi Usir-Usiran

Tidak mengikuti rapat jauh-jauh hari dan tidak pula menanyakan fakta sebenarnya kepada pihak-pihak yang dinilai lebih tahu persoalan, situs sangpencerah.id mengambil narasumber yang mengatakan penarikan santri tersebut sebagai "ancaman pembubaran".

Baca: Kronologi ITMAM PP Muhammadiyah Tuduh Warga Karimunjawa dan NU Mengusir 47 Santri Tahfidz



Warga Karimunjawa yang sebelumnya adem ayem kini dibuat geger oleh mereka. Hubungan NU-Muhammadiyah pun di Jepara sejak dulu sudah terkenal akrabnya, terbukti dari beberapa kegiatan, mereka bisa bergandengan bersama.

Baca:
  1. NU-Muhamadiyah Jepara Halal Bihalal Bersama, Ini Hasilnya
  2. Mengawal Tradisi Sunni Karimunjawa di Tengah Serangan Wahabi Nusantara
Anehnya, situs yang senada dengan sangpencerah.id juga banyak, mereka berbondong-bondong memuat pemberitaan ngawur ini, dengan menyeret-nyeret Komnas Ham pula. Duh Gusti![dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini